Rapid Test Keluarga PDP Morut yang Meninggal Non Reaktif

Ilustrasi

SEBAGIAN MENOLAK DIRAPID TEST

BANGGAI RAYA– Puskesmas Baturube, Kecamatan Bungku Utara, Kabupaten Morowali Utara melakukan pemeriksaan kesehatan rapid test kepada keluarga atau kerabat yang kontak erat dengan  almarhuma inisial SK (73) status PDP asal kecamatan tersebut yang meninggal di RSUD Luwuk, beberapa waktu lalu.

Meskipun belum ada hasil swab yang diterima, tentunya rapid test juga sangat perlu dilakukan kepada keluarga almarhuma sambil menunggu hasil swab keluar. Namun, dari 25 orang yang akan dirapid test, hanya enam saja yang bersedia. Sementara lainnya menolak untuk dirapid test.

BACA JUGA:  Takbiran IdulAdha di Luwuk Banggai, Ribuan Warga Ikuti Pawai Obor

“Yang dirapid test ada enam orang, yang lainnya menolak. Tapi tidak apa-apa, kita menjaga jangan sampai terjadi benturan,” ungkap Kepala Puskesmas Baturube, Assidik Dg. Malureng kepada Banggai Raya, Rabu (10/6/2020).

BACA JUGA:  Takbiran IdulAdha di Luwuk Banggai, Ribuan Warga Ikuti Pawai Obor

Enam orang yang dirapid test itu kata Assidik, adalah orang yang sangat dekat dengan almahurma. Dan hasil rapid test semuanya dinyatakan non reaktif. “Seharusnya 25 orang, hanya saja yang siap cuma enam orang saja. Yang lain saya minta untuk karantina mandiri dan diharap harus disiplin  sambil menunggu hasil swab keluar,” katanya.

BACA JUGA:  Takbiran IdulAdha di Luwuk Banggai, Ribuan Warga Ikuti Pawai Obor

Ia berharap, hasil swab almahurma negatif. “Belum keluar hasilnya, nanti sekitar tiga sampai lima hari ke depan. Karena banyak antrian di Palu. Sehingga kami minta kepada keluarga almarhuma yang kontak erat dapat mematuhi aturan yakni karantina mandiri. Disiplin, termasuk staf saya juga ada melakukan karantina. Semoga hasil swab-nya negatif,” harapnya. tandasnya. JAD