Ramadhan 1445 H, Kemenkumham Sulteng Safari Ramadhan di Lapas Luwuk

BANGGAI RAYA- Jajaran Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Provinsi Sulawesi Tengah melaksanakan Safari Ramadhan 1445 H/2024 M, di Masjid At-Taubah, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Luwuk, Kami (21/3/2024) pekan kemarin.

Safari Ramadhan tersebut bertujuan, guna menjalin silaturahmi antar petugas Pemasyarakatan dan Imigrasi serta Warga Binaan Pemasyarakatan Lapas Kelas IIB Luwuk, Kabupaten Banggai.

BACA JUGA:  Terdakwa Korupsi, JPU Kejari Banggai Tuntut Mantan Kades Matabas 4 Tahun Penjara dan Bayar Uang Pengganti Rp592 Juta

Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Kepala Divisi Pemasyrakatan, Ricky Dwi Biantoro, Kepala Divisi Imigrasi, Arief Hazairin Satoto, Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Luwuk, Efendi Wahyudi beserta jajaran.

Demikian disampaikan Pegawai Lapas Kelas IIB Luwuk, Andi Abd Muis kepada Banggai Raya, Selasa (2/4/2024).

Lebih lanjut, Ia menjelaskan, acara di mulai dengan pembacaan ayat suci Alquran oleh salah satu warga binaan Lapas Luwuk.

BACA JUGA:  Harga Gas Elpiji Tembus Rp60 ribu, Akademisi : Pemda Harus Tegas Pada Pangkalan

Kemudian sambutan dari Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Sulteng, Hermansyah Siregar.

Dalam sambutannya, Kakanwil Kemenkumham Sulteng sebut dia mengimbau, melalui Safari Ramadhan ini, mari kita menguatkan kebersamaan dan silaturahmi bersama.

“Bulan ini adalah bulan yang dipenuhi dengan barokah, pahala dilipatgandakan, dosa diampuni, kita harus memanfaatkannya dengan sebaik-baiknya,” katanya mengutip sambutan Kakanwil Kemenkumham Sulteng.

Hermansyah kata Andi, juga menitip pesan, untuk seluruh warga binaan Lapas Luwuk agar senantiasa taat menjalankan ibadah di bulan suci Ramadhan.

BACA JUGA:  Ketua TP PKK Banggai Hadiri Rakor PKK Provinsi Sulteng

“Tingkatkan ketakwaan, agar kedepannya menjadi yang lebih baik lagi,” kutipnya.

Acara sambung dia, dilanjutkan dengan ceramah atau tausiah yang dibawakan oleh Ustad Muslim dari Kementerian Agama Kabupaten Banggai.

“Kegiatan ditutup dengan melakukan buka puasa bersama-sama,” pungkasnya. RUM