Rakor Pengawasan Pemilu di Banggai, Berharap Lahirnya Pilihan Berkualitas

BANGGAI RAYA-Bawaslu Banggai menggelar rapat koordinasi pengawasan pencalonan Presiden dan Wapres, DPD, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota, Jumat (7/7/2023) di salah satu hotel di Luwuk.

Selain materi dari Komisioner Bawaslu, rakor yang diikuti Panwascam se-Kabupaten Banggai itu juga menghadirkan nara sumber dari KPU Banggai yakni Alwin Palalo dan Kepala Badan Kesbangpol Banggai Syaifudin Muid.

Komisioner KPU Banggai Alwin Palalo, dalam materinya, antara lain mengatakan bahwa sesuai keputusan MK bahwa sistem pemilu yang dijalankan adalah proporsional terbuka. Artinya, pemilih akan memilih langsung nama caleg.

BACA JUGA:  Lebaran Ketupat di Toima, Anti Disambut Antusias Warga 9 Desa

Alwin mengatakan bahwa di masa pencermatan DCS, parpol masih bisa mengubah bakal caleg.

Terkait dengan surat suara kata Alwin, pada surat suara, yang ada fotonya hanya surat suara Presiden dan Wapres, serta surat suara calon anggota DPD. Untuk surat suara caleg tidak ada fotonya. Tapi fotonya ada di pengumuman daftar caleg di luar bilik pemilihan.

Hal-hal yang perlu diawasi juga kata Alwin, yakni terkait perpindahan pemilih, karena itu berkaitan dengan surat suara. Misalnya untuk pemilih dari Boras di Mantoh yang masuk di Dapil 3, pindah memilih di Kelurahan Jole, maka pemilih ini tidak mendapatkan surat suara kabupaten/kota.

BACA JUGA:  Lebaran Ketupat di Toima, Anti Disambut Antusias Warga 9 Desa

Sementara Kepala Badan Kesbangpol Banggai Syaifudin Muid menyampaikan bahwa pemerintah berharap pemilih ke depan tetap bisa demokratis. Target partisipasi pemilih juga diharap meningkat di tahun 2024, dari 81 persen di tahun 2019. Pemilu juga diharap menghasilkan pilihan berkualitas.

Syaifudin juga menegaskan bahwa ASN harus netral, tidak berpihak caleg, parpol dan kekuatan politik tertentu.

BACA JUGA:  Lebaran Ketupat di Toima, Anti Disambut Antusias Warga 9 Desa

Ia berharap Bawaslu dan jajarannya bisa semakin cermat dan tidak pandang bulu pada penegakan hukum pemilu, agar pemilu berkualitas.

Sebelumnya, Ketua Bawaslu Banggai Moh Saiful Saide mengatakan, kegiatan rakor bertujuan agar panwas melakukan penelusuran sejumlah bakal calon anggota legislatif yang harus dicermati, seperti bila ada yang diduga aparat desa.

“Pencermatan perlu dilakukan untuk mengantisipasi sengketa peserta pemilu,” ujarnya. DAR