Puluhan Ibu-ibu di Desa Buon Ikuti Pelatihan Pembuatan Stik dan Cookies Pisang

  • Whatsapp

BANGGAI RAYA- Program Kolaborasi Membangun Masyarakat (Kosabangasa) yang dilaksanakan Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Luwuk ini membina enam kelompok kecil Ibu-ibu Jalapagos di Desa Buon Mandiri Kecamatan Luwuk Utara.

Pada kesempatan kali ini Program Kosabangsa dilakukan dengan memberikan pelatihan pembuatan stik dan kue kering (Cookies) berbahan pisang. Pelatihan ini dilakukan di salah satu lapak atau tempat jualan dari anggota kelompok.

Bacaan Lainnya

Untuk pelatihan pembuatan stik pisang dilaksanakan pada Selasa 4 Oktober 2022, sedangkan pelatihan pembuatan cookies pisang dilaksanakan pada Selasa 11 Oktober 2022.

Pelatihan ini merupakan kegiatan lanjutan dari program Kosabangsa dalam bidang produksi  yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kelompok ibu-ibu dalam mengolah hasil panen berbahan pisang.

Pasalnya, Desa Buon Mandiri banyak memiliki tanaman pisang dan banyak dari mereka suaminya berprofesi sebagai petani. Selain itu, dengan mengikuti pelatihan ini diharapkan kelompok ibu-ibu dapat menambah penghasilan keluarga.

Pembuatan Stik Pisang

Dalam pelatihan ini disampaikan oleh Ketua Pelaksana Program Ramadhani Chaniago, S.TP, MP yang menjelaskan bahwa STIK PISANG merupakan olahan pisang yang dibuat dari pisang yang telah dihaluskan kemudian dicampurkan dengan tepung setelah itu digoreng.

Proses pembuatan stik pisang diawali dengan penghalusan pisang, pencampuran bahan, pencetakkan, penggorengan, penirisan, dan pengemasan. 

Pelatihan ini dihadiri oleh 12 orang ibu-ibu anggota kelompok yang antusias dalam mengikuti kegiatan. Selama kegiatan ibu-ibu sangat semangat dalam mengikuti baik materi maupun praktek pembuatannya.

Pembuatan Cookies Pisang

Dalam pelatihan ini juga disampaikan oleh Ketua pelaksana program Ramadhani Chaniago, S.TP, MP yang menjelaskan Kue kering (Cookies) adalah salah satu produk pangan yang sangat banyak digemari oleh kalangan masyarakat. 

Kue kering ini dibuat dari adonan lunak, teksturnya tidak terlalu padat dan sangat renyah, dibuat dengan proses pencetakan dan pemanasan atau pemanggangan. Pelatihan ini dihadiri sebanyak 25 orang anggota kelompok ibu-ibu yang sangat semangat dan serius dalam menyimak materi dan praktek pembuatannya.

Kepala Desa Buon Mandiri mengatakan, pelatihan yang diberikan Faperta Universitas Muhammadiyah Luwuk dapat menambah pengetahuan sekaligus keterampilan mereka (ibu-ibu) dan sangat memberikan manfaat.

Ilmu ini akan dikembangkan di desanya. Semoga dengan adanya program ini dapat menambah ekonomi keluarga masyarakat desa.

Senada disampaikan, Ketua Kelompok Ibu-ibu mengatakan, kegiatan ini dapat menambah ilmu pengetahuan dan pengalaman baru tentang pemanfaatan hasil panen pisang. (*)

Pos terkait