PTM Terbatas, SMPN 1 Batui Terapkan Prokes Ketat

  • Whatsapp
KEPALA SMPN 1 Batui saat turun langsung mengecek suhu para siswa di hari pertama PTM terbatas. FOTO: ISTIMEWA

BANGGAI RAYA- Sejak Senin (27/9/2021), SMP Negeri 1 Batui mulai melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas. Penerapan PTM ini, dengan mengedepankan Protokol Kesehatan (Prokes) secara ketat.

Mulai pukul 07.00 WITA, siswa sudah berdatangan ke sekolah dengan memakai masker sesuai standar. Di pintu gerbang disediakan bilik disinfektan, sehingga ketika siswa datang harus melewati bilik tersebut, kemudian diukur suhu tubuhnya.

Bacaan Lainnya

Setelah itu, barulah siswa diperbolehkan masuk ke dalam lingkungan sekolah untuk menggelar PTM. Di dalam kelas pun yang biasanya satu meja diisi dua orang, kali ini hanya diperbolehkan satu meja untuk satu orang saja. “Memang kapasitasnya harus 50 persen dari jumlah siswa yang ada,” ungkap Kepala SMPN 1 Batui, Hj Erlian A Larioi, Rabu (29/9/2021).

Bukan hanya itu saja, jam pelajaran pun dibatasi. Misalnya setiap mata pelajaran per satu jamnya itu dihitung 45 menit, maka selama PTM terbatas hanya 30 menit saja.

“Makanya dalam satu hari siswa mendapatkan 3 sampai 4 mata pelajaran, dan siswa hanya sampai 10.30 saja di sekolah. Selebihnya mereka wajib langsung pulang ke rumah,” katanya.

Setiap selesai pembelajaran tatap muka terbatas, para siswa dipesan langsung pulang dan dipantau langsung oleh anggota Polsek Batui.

Sekolah pun membentuk Satgas Covid-19 yang terdiri dari siswa yang diwakili oleh anggota OSIS serta guru. “Para staf dewan guru tidak henti-hentinya memberikan himbauan kepada para siswa untuk selalu menjaga Prokes, guru yang selalu mengawasi anak-anak di sekolah,” katanya

Ia  berharap, PTM terbatas ini dapat berjalan dengan lancar tanpa harus ada terjadi sesuatu hal yang tak diinginkan. Pasalnya, bukan hanya siswa, tapi juga ada keluarga di rumah yang harus dilindungi kesehatannya. (*)

Penulis: Frangky Bano

Pos terkait