Proyek Wisata Kilo Lima Banggai Molor, Kontraktor Dikenai Denda Rp11,9 Juta Per Hari

BANGGAI RAYA-Keterlambatan penyelesaian pekerjaan proyek bangunan lokasi wisata Kilo Lima Luwuk di Kabupaten Banggai, berbuntut pada pengenaan denda terhadap rekanan yakni PT Makmur Sulteng Raya.

Proyek dengan anggaran Rp11,9 miliar itu seharusnya selesai pada 30 Desember 2023, karena kontrak pekerjaan menyebut masa kerja selama 150 hari sejak kontrak ditandatangani pada tanggal 3 Agustus 2023. Namun hingga berakhirnya tahun 2023, proyek tersebut belum juga selesai. Bahkan dari pantauan media ini, hingga Kamis (11/1/2023), proyek tersebut masih dalam penyelesaian.

BACA JUGA:  Golkar Unggul di Banggai Kepulauan, Kursi Ketua DPRD Lepas dari NasDem

Kepala Bidang Bangunan dan Gedung Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Banggai I Putu Jati Arsana yang dikonfirmasi Kamis mengatakan bahwa ia baru menjabat di posisi tersebut akhir Desember lalu. “Yang tahu persis pekerjaan itu pak Ica (Zulkifli Aliu), ia juga pejabat pembuat komitmennya. Namun sekarang sudah bertugas di Dinas Perkimtan,” kata Jati Arsana.

BACA JUGA:  Samiun Agi Geser Richard di Perolehan Suara Sementara Partai Demokrat Dapil 4 Sulteng

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Bangunan Gedung dan Gedung, Zulkifli Aliu, yang ditemui di kantor Dinas Perkimtan Banggai mengakui bahwa pekerjaan proyek bangunan Wisata Kilo Lima Luwuk itu terlambat. Terhadap kondisi tersebut kata dia, perusahaan mendapatkan perpanjangan waktu selama 50 hari sejak berakhirnya waktu pelaksanaan dalam kontrak.

Meski demikian, perusahaan juga mendapatkan denda sesuai ketentuan yakni 1/1000 per hari dari nilai pekerjaan. Karena anggarannya sesuai kontrak Rp11,9 miliar, maka dendanya sekira Rp11,9 juta per hari.

BACA JUGA:  Perindo Laporkan Dugaan Kecurangan Pemilu di Toili Barat Banggai

Zulkifli Aliu yang akrab disapa Ica berharap agar perusahaan segera menyelesaikan pekerjaan. Untuk tahun 2024 ini kata Ica, proyek lokasi wisata Kilo Lima mendapatkan anggaran Rp500 juta untuk penataan halamannya.

Media ini berupaya mendapatkan tanggapan dari anggota DPRD Banggai, khususnya yang membidangi pembangunan, namun tak ada anggota dewan yang terlihat berkantor pada Kamis siang. DAR

Pos terkait