Program JKN, Mudahkan Satriani Memperoleh Layanan Kesehatan

  • Whatsapp

BANGGAI RAYA- Saat ini jaminan kesehatan merupakan suatu kebutuhan yang wajib dimiliki oleh setiap orang.

Sakit yang dapat datang kapan saja dan di mana saja membuat jaminan kesehatan dapat menjadi proteksi diri dalam memperoleh pelayanan kesehatan saat dibutuhkan. Hal itu lah yang turut dirasakan oleh Satriani (31).

Bacaan Lainnya

Satriani yang merupakan salah satu peserta JKN segmen Peserta Bukan Penerima Upah (PBPU) ini mengaku, berkat terdaftar sebagai peserta JKN, Ia jadi lebih tenang jika sewaktu-waktu terserang  penyakit.

Ia memahami betul akan pentingnya memiliki jaminan kesehatan, karena ketika sakit maka bekerja pun menjadi sangat sulit.

Menurutnya sakit bisa datang tanpa diduga, jika sakit dan tidak memiliki jaminan kesehatan, seseorang sudah pasti akan mengeurkan biaya kesehatan yang besar.

“Jaminan kesehatan sangat penting, oleh karena itu saya mempersiapkan diri dan keluarga dengan mendaftar sebagai peserta JKN,” ungkap Satriani sesuai mendapatkan layanan di Kantor BPJS Kesehatan Cabang Luwuk, (06/12).

Lebih lanjut Satriani menceritakan, ia keluarganya telah beberapa kali merasakan manfaat dari kepesertaan Program JKN.

Salah satunya digunakan ketika pengobatan anaknya yang sempat mengalami demam dan harus mendapatkan pengobatan di Puskesmas. Ketika itu anaknya dilayanani dengan baik oleh para petugas dan dokter tanpa ada perbedaan perlakuan dengan pasien umum lainnya.

“Semuanya berjalan lancar sesuai dengan apa yang kami harapkan. Bahkan saat ini untuk mendapatkan layanan cukup menunjukkan KTP, yang penting kita harus pastikan kepesertaan kita aktif,” lanjut Satriani.

Satriani juga menambahkan, Ia pernah menggunakan kartu JKN untuk pengobatan giginya yang sakit di Puskesmas Luwuk, Kelurahan Simpong. Waktu itu gigi terasa sangat sakit sehingga dia harus ditangani oleh tenaga medis yang ada di Puskesmas.

“Pelayanan yang saya peroleh di Puskesmas juga sama baiknya. Tidak ada yang dipersulit, semua sangat dipermudah,” tambah Satriani.

Di akhir pembicaraan, Satriani mengajak kepada setiap peserta aga paham dengan berbagai regulasi terkait JKN.

“Ini penting agar peserta dapat dengan pasti mengetahui hak dan kewajiban sebagai peserta JKN dan tidak merasa sulit ketika akan menjalani proses pelayanan kesehatan di fasilitas kesehatan,” tandasnya. (*)

Pos terkait