Positif Covid-19 di Banggai Terus Bertambah

  • Whatsapp

BANGGAI RAYA- Jumlah warga yang terkonfirmasi positif virus corona atau Covid-19 di Kabupaten Banggai terus bertambah. Akhir pekan kemarin, tercatat dua orang lagi warga di kabupaten beribukota Luwuk itu yang dinyatakan positif Covid-19 berdasarkan hasil uji swab atau usap tenggorokan. Sementara peningkatan pasien yang sembuh terbilang lamban.

Juru Bicara Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Banggai Nurmasita Datu Adam dalam rilisnya, Minggu (28/6/2020) mengatakan, tim gugus kembali menerima hasil pemeriksaan sampel swab dari Laboratorium Kesehatan Palu. dua orang warga Kecamatan Luwuk Selatan dinyatakan konfirmasi positif Covid-19, sementara satu warga asal Kecamatan Masama yang tengah dirawat di ruang isolasi rumah sakit Luwuk, dinyatakan sembuh.

“Hari ini (kemarin, red) hasil pemeriksaan sampel swab diterima dari Labkes Palu. Dari 9 sampel swab yang dikirim, 5 sampel swab kontrol, hasilnya 2 orang negatif, 3 orang positif dan 4 sampel swab baru, hasilnya 2 orang negatif, 2 orang positif. Selain itu, ada 1 pasien yang dinyatakan sembuh setelah dua kali pemeriksaan sampel swab hasil negatif. Rencana besok pasien itu dipulangkan,” urainya.

Dua warga yang dinyatakan konfirmasi positif baru itu berasal dari Kecamatan Luwuk Selatan, sementara warga yang dinyatakan sembuh berasal dari Kecamatan Masama.

Dengan demikian, total akumulasi warga yang terkonfirmasi positif covid di Kabupaten Banggai sebanyak 15 orang, dan lima orang sembuh, atau masih ada 10 orang yang tengah menjalani isolasi di rumah sakit. Lima orang yang dinyatakan sembuh berasal dari Luwuk, Nuhon, Moilong, Nambo dan Masama. Sementara 10 orang yang kini dirawat berasal dari Luwuk 1 orang, Luwuk Timur 2 orang, Lamala 1 orang, Balantak Selatan 2 orang, Bunta 2 orang dan Luwuk Selatan 2 orang.

Meskipun jumlah warga yang terkonfirmasi positif cenderung meningkat, namun masih banyak warga yang mengabaikan protokol kesehatan seperti kewajiban menggunakan masker dan menjaga jarak antar sesama warga. Kondisi abai terhadap protokol kesehatan ini antara lain terlihat di pusat-pusat keramaian seperti pasar, café, jalan umum maupun lokasi wisata tertentu. DAR

Pos terkait