Pimpin SDN Pembina Luwuk, Sugeng Komitmen Tingkatkan SDM Guru di Bidang IT

BANGGAI RAYA- Sugeng Mardoan, S.Pd mantan Kepala SDN Maahas, Kecamatan Luwuk Selatan dipercayakan Bupati Banggai, Amirudin untuk memimpin SDN Pembina Luwuk menggantikan Sujesman Elu, S.Pd.

Hingga Mei 2024 ini, Sugeng Mardoan telah 5 bulan memimpin sekolah yang menjadi kebanggaan warga Kota Luwuk tersebut.

SDN Pembina Luwuk memiliki pegawai mulai dari Guru ASN, Honorer dan Cleaning Servis serta Satpam sebanyak 43 orang.

Sugeng dalam memimpin SDN Pembina Luwuk memiliki misi untuk meningkat sumber daya manusia (SDM) guru dan tenaga kependidikan dalam penguasaan Informasi Teknologi (IT).

BACA JUGA:  Wisatawan Asal Jakarta Tujuan Danau Ubur-Ubur Bokan Kepulauan Karam di Perairan Matanga

Demikian disampaikan Kepala SDN Pembina Luwuk, Sugeng Mardoan kepada Banggai Raya di ruang guru, belum lama ini.

“Di SDN Pembina Luwuk belum mendapatkan apa yang harus saya lakukan. Terkait dengan SDM yang ada, sudah mengajukan permohonan Infocus. Yang ada baru 6 unit dan sudah di pasangkan di kelas. Semoga direalisasikan 12 unit, maka semua kelas ada Infocus,” katanya.

BACA JUGA:  Naik Turunnya Keuangan Syariah: Refleksi Ketidaksempurnaan

Seharusnya sambung dia, SDN Pembina Luwuk yang menjadi contoh dan tauladan dari sekolah – sekolah lain di Luwuk telah melaksanakan kegiatan belajar mengajar (KBM) dengan menggunakan Infocus. 

Seperti kata dia, saat masih di SDN Maahas  dengan meningkatkan kemampuan guru-guru terhadap pemahaman pengetahuan Digital.

“Sehingga, saat ini sedang mengajak pada teman -teman guru supaya meningkatkan SDM tentang IT. Penguasaan IT masih kurang, baru sekian persen, masih minim. Ini yang kedepan harus segera dituntaskan,” ujarnya.

BACA JUGA:  Meneropong Keadilan Islam dalam Kasus Vina, Sebelum 7 Hari: Sebuah Refleksi Hukum dan Moral

Kalau di SDN Maahas akuinya, sudah ada 96 persen menguasai Digital, dari 18 guru yang ada, hanya satu yang tidak menguasai IT. 

“Itu dulu yang dilakukan awal, yakni SDM, kemudian melakukan perbaikan sistem. Jadi, SDM penguasaan IT dulu buat guru-guru,” tandasnya. RUM

Pos terkait