PGRI Dukung Pemerintah Tiadakan UN

  • Whatsapp

BANGGAI RAYA- Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI mengeluarkan surat edaran nomor 4 Tahun 2020 tentang pelaksanaan kebijakan pendidikan dalam masa darurat penyebaran virus corona, dengan membatalkan pelaksanaan ujian nasional (UN) tahun 2020 tingkat SD, SMP dan SMA/SMK.

Sehubungan hal tersebut, Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) menyampaikan beberapa sikap, diantaranya setuju dan mendukung keputusan pemerintah terkait peniadaan UN karena wabah Covid 19 dan demi kemaslahatan masyarakat.

Bacaan Lainnya

Demikian disampaikan Sekretaris PGRI Kabupaten Banggai, Nurdin Basyerewan kepada Banggai Raya, Rabu (25/3/2020).

“Langkah yang tepat untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 bagi peserta didik dengan meniadakan pelaksanaan UN tahun 2020, karena penyebaran virus corona yang sangat cepat dan melalui berbagai media yang dipakai oleh penderita, seperti meja dan kursi sekolah, komputer, gagang pintu, alat tulis dan lain sebagainya. Kami berharap, agar supaya semua sekolah mulai tingkat Paud hingga SMA dapat mematuhi aturan yang sudah dikeluarkan Mendikbud. Demi anak bangsa yang harus kita selamatkan. Kita jangan hanya mengejar kualitas pendidikan, itu baik, tapi kuantitas kita lama kelamaan semakin berkurang.  Kita perlu membenahi diri dengan satu tekad ‘Stay At Home, Work From Home’,” kata Nurdin Basyerewan.

Menurut dia, keputusan pemerintah sangat strategis demi menyelamatkan anak didik dari penularan covid-19, karena membiarkan anak ke luar rumah, mengumpulkannya dalam suatu ujian di sekolah sangat beresiko tertular covid-19. Hal terbaik dalam situasi saat ini adalah berdiam di rumah agar mengurangi meluasnya penyebaran wabah covid.

PGRI sebut dia, mengimbau agar dana yang telah dialokasikan untuk pelaksanaan UN dapat dialihkan untuk membantu penanganan wabah covid-19. PGRI memohon kepada pemerintah memberikan keleluasaan waktu bagi sekolah untuk mengadakan ujian sekolah hingga waktu yang aman dan setelah wabah ini meredah.

Ia berharap, kerjasama yang baik antara guru, orang tua, dan pemerintah dalam memberikan layanan belajar yang menyenangkan bagi anak didik selama belajar di rumah. Guru dapat memberikan konten edukasi tentang covid-19 pada anak didik dan orang tua, sehingga mereka dapat lebih memahami pentingnya mengurangi aktivitasnya di luar rumah. RUM