Petani Desa Buon Ikut Magang ‘Program READSI Kementan’ di Bali

  • Whatsapp
Peserta Pelatihan dan Magang Penerapan Management Integrated Farming dalam Budidaya Padi Metode Sri Organik di Provinsi Bali. FOTO ISTIMEWA

BANGGAI RAYA- Satu orang anggota Kelompok Tani Buon Jaya, Desa Buon Mandiri, Kecamatan Luwuk Utara, Suparman Koyokup terpilih mengikuti Forum Nasional (Fornas) Pengurus Pusat Pelatihan Pertanian dan Pedesaan Swadaya (P4S) di Provinsi Bali, selama empat hari yang dimulai dari 24-27 September 2022.

Bersama perwakilan petani Kabupaten Banggai lainnya, mengikuti magang Fornas P4S se Indonesia dari Desa Binaan Program Readsi dan Magang Petani, di Desa Sangeh, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung, Provinsi Bali.

Bacaan Lainnya

Untuk Kecamatan Luwuk Utara, yang terpilih yakni Desa Buon Mandiri sebanyak satu orang dan Desa Kamumu sebanyak dua orang.

Kepada Banggai Raya, Suparman Koyokup mengatakan, kegiatan ini merupakan program Rural Empowerment and Agricultural Development Scalling-up Innitiative (READSI) Kementerian Pertanian RI.

Menurut dia, program Rural Empowerment and Agricultural Development Scalling-up Innitiative merupakan program yang bertujuan menurunkan tingkat kemiskinan petani melalui kegiatan pemberdayaan dan pemanfaatan sumberdaya pedesaan yang meliputi pembangunan pertanian, perbaikan gizi dan kesehatan masyarakat.

“Dari Desa Buon Mandiri, Kecamatan Luwuk Utara hanya saya sendiri. Kita dari Kabupaten Banggai terpisah, saya di Desa Sangeh, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung, Provinsi Bali. Ini adalah program dari Kementerian Pertanian, yaitu Program Readsi Kementerian Pertanian. Dalam magang ini, kami mendapatkan materi, seperti dari Pimpinan PT. Bali Sri Organik, Bapak Ida Bagus Gede Arsana tentang Bertani Padi secara Organik. Ada satu materi, tapi penjelasannya luar biasa, selama tiga hari,” kata Suparman Koyokup melalui pesan WhatsApp. RUM