Perusahaan ‘Nakal’ Wajib Black List

  • Whatsapp
Bupati Banggai Amiruddin

BANGGAI RAYA- Pemda Banggai di bawah komando Bupati Amirudin tak memberi ruang sedikit pun terhadap para kontraktor ‘nakal’ untuk mendapatkan pekerjaan program pembangunan fisik maupun non fisik yang dibiayai oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Status nakal yang disandang perusahaan-perusahaan itu seperti tak melunasi kewajiban Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan (Minerba). Di Kabupaten Banggai, sejumlah perusahaan mulai perusahaan berskala kecil hingga besar menunggak Pajak Minerba. Bahkan, angka tunggakan Pajak Minerba mencapai miliaran rupiah. Ditambah lagi, usia tunggakan Pajak Minerba sudah berumur lima tahun ke atas, tak dilunasi pihak perusahaan.

Bacaan Lainnya

Bupati Amirudin menegaskan bahwa kewajiban membayar Pajak Minerba yang dulunya disebut Pajak Galian C untuk menyokong pundi-pundi keuangan daerah. Tentu saja, sokongan yang diambil dari wajib pajak akan bermanfaat bagi kelangsungan pembangunan di daerah ini.

Terhadap perusahaan yang tak patuh membayar Pajak Minerba itu, Bupati Amirudin memastikan tak akan mendapatkan izin untuk mengikuti proses tender di lingkup Pemda Banggai alias black list (daftar hitam). “Pajak Galian C, tidak bayar itu, kami tidak izinkan ikut tender,” tegas Bupati Amirudin.

Meskipun tidak diizinkan ikut proses tender sebut Bupati Amirudin, ada-ada saja cara yang mereka lakukan. Yakni, mengganti perusahaan. Sikap seperti ini disayangkan Amirudin. Sebab, penerimaan dari sektor Pajak Minerba tidak seiring dengan program kerja di daerah yang cukup banyak. TOP