Persiapkan Tongkat Estafet, PT. DS-LNG Giatkan OPA

BANGGAI RAYA- Dalam mempersiapkan generasi muda di wilayah Kabupaten Banggai sebagai penerima tongkat estafet untuk keberlanjutan manajemen. PT. Donggi Senoro LNG mengiatkan Operator Program Apprenticeship (OPA).

PT. Donggi Senoro LNG telah 3 kali melaksanakan perekrutan OPA bagi para tenaga muda di wilayah Kabupaten Banggai, sejak tahun 2021 hingga 2023.
Seperti yang disampaikan oleh Operation Director PT. Donggi Senoro LNG, Betantyo Madyantoro pada Cloosing Ceremony OPA tahun 2023, di Hotel Swiss Belinn Luwuk, Senin (19/2/2024).

“Terima kasih kepada bapak/ibu yang berpartisipasi dalam upacara penutupan program magang operator tahun 2023 ini atau yang disebut Operator Program Apprenticeship (OPA) yang dilakukan secara Hybrid ini. Program ini merupakan salah satu bentuk kepedulian PT. Donggi-Senoro LNG kepada lingkungan masyarakat sekitar tempat kami beroperasi,” katanya.

Ia menjelaskan, PT. Donggi-Senoro LNG telah melakukan program OPA ini sebanyak 3 kali, terhitung sejak 2021 dengan masing-masing jumlah peserta magang adalah 6 peserta magang di tahun 2021, dan 6 peserta magang di tahun 2022, serta 8 peserta magang di tahun 2023.

Karena kebutuhan bisnis sambung dia, PT. Donggi-Senoro LNG melakukan percepatan program pada OPA-2021 dan OPA-2022 dari rencana awal akan dilangsungkan selama 12 bulan, dipercepat menjadi 9 bulan.

BACA JUGA:  Peringati 10 Muharam, Kemenag Bersama Baznas Banggai Gelar Lebaran Yatim

“Sedangkan untuk periode OPA-2023 ini, kami jalankan sesuai rencana, yakni 12 bulan. Oleh karena itu, dengan berakhirnya program ini, kami berharap peserta magang menjadi terlatih serta terampil dan akan siap memasuki dunia kerja khususnya di industri minyak dan gas,” harapnya.

PT. Donggi-Senoro LNG sebutnya, merekrut peserta magang OPA-2021 dan OPA-2022, masing-masing sejumlah 5 peserta magang dan 6 peserta magang berdasarkan uji kompetensi teknis dalam bentuk tes tertulis, wawancara teknis dan presentasi, dan juga hasil tes psikometri dan kemahiran berbahasa Inggris.

Peserta magang selanjutnya kata dia, dipekerjakan dengan posisi sebagai “Operator Apprentice” dengan tugas dan tanggung jawabnya adalah memberikan dukungan teknis di lapangan pada area Operasi LNG dalam konteks pembelajaran dan familiarisasi Kilang LNG.

“Dengan bangga, kami menginformasikan bahwa 5 peserta OPA-2021 saat ini telah menduduki posisi sebagai Field Operator dan Permit to Work (PTW) Officer, yang artinya mereka telah terjun dan bekerja secara nyata sebagai seorang operator LNG. Sedangkan, 6 Peserta OPA-2022 saat ini masih dalam skema On-the-Job-Training (OJT), sebagian besar di area Operasi LNG dan di area Engineering/Technical Services,” terangnya.

BACA JUGA:  Dwi Sucipto Sampaikan Progress 4 PSN Migas, Investasi Capai Rp487 Triliun

Dari uraian tersebut lanjut dia, dapat sampaikan bahwa PT. Donggi-Senoro LNG telah berhasil menjalankan program OPA ini dengan proses keberlanjutan dan mereka akan dipersiapkan untuk mengisi posisi-posisi yang berhubungan langsung dengan Operasi Kilang LNG.

Sedangkan untuk 8 Peserta OPA-2023, saat ini masih dalam proses rekrutmen, mereka telah melakukan serangkaian tes, dan hanya kandidat yang memenuhi seluruh persyaratan akan diproses lebih lanjut. Dengan kondisi ini, sejak awal DS-LNG telah berupaya menarik dan mengembangkan orang-orang yang terbaik dan berpengalaman di bidangnya.

“Di DS-LNG kami bertekad untuk mengembangkan bakat, potensi dan keterampilan pekerja untuk mencapai level optimal berdasarkan kompetensi inti, khususnya di bidang operasional kilang. Singkatnya, kami bertekad untuk bisa menjadi salah satu kilang LNG berkelas dunia,” harapnya.

Ia menyampaikan, program ini dikembangkan bersama-sama antara Divisi Sumber Daya Manusia dan Divisi Operasi di PT DSLNG. Dalam pelaksanaannya, PT Donggi-Senoro LNG bekerjasama dan berkolaborasi dengan PPSDM Migas Cepu yang telah terakreditasi dan tersertifikasi dalam melaksanakan pelatihan, serta juga bekerja sama dengan Lembaga Bahasa English First dalam upaya peningkatan kemampuan berbahasa Inggris. Dengan pola kerjasama ini, program ini didukung oleh tenaga pelatih dan pembimbing yang telah berpengalaman dan ditunjang dengan sarana dan prasarana yang baik.
Program OPA ini menurut dia, bertujuan untuk mempersiapkan calon tenaga kerja muda untuk menghadapi dunia kerja, khususnya di bidang industri gas alam cair atau LNG, dan membangun kompetensi calon tenaga kerja muda Propinsi Sulawesi Tengah, khususnya di Kabupaten Banggai.

BACA JUGA:  DPRD-Bupati Banggai Sepakati KUA PPAS Tahun 2025

“Selama program, peserta mempelajari kompetensi terkait pekerjaan sebagai operator lapangan (Field Operator) LNG mengacu pada skema kompetensi yang telah ditentukan, baik dipandu oleh institusi pelatihan eksternal maupun dipandu langsung oleh instruktur internal yang sudah tersertifikasi oleh BNSP,” tuturnya.

“Kami berharap bahwa program ini bisa memberikan sumbangan yang sangat berarti kepada para generasi muda di Kabupaten Banggai sejalan dengan komitmen kami untuk menjadi perusahaan LNG yang bertanggung jawab secara sosial dan lingkungan. Mudah-mudahan Tuhan memberkati kita semua, dan mengantarkan kesuksesan bagi adik-adik peserta OPA 2023. Amiin,” tutupnya. RUM