Persentase Kelulusan SMK Se Sulteng, Kabupaten Banggai Urutan 4

  • Whatsapp

BANGGAI RAYA- Kepala Cabang Dinas Pendidikan Menengah Wilayah Kabupaten Banggai, Banggai Laut dan Banggai Kepulauan, Provinsi Sulawesi Tengah, Abdurrahman Abdillah Y Rumi mengatakan, sesuai laporan hasil kelulusan SMK tahun pelajaran 2019/2020 oleh Kepala Bidang Pembinaan SMK, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sulteng, DR. Hj. Hatijah Yahya, M.Si, bahwa Kabupaten Banggai berada di posisi keempat dengan presentase 99.24 persen.

“Banggai berada di bawah Kabupaten Poso yang menempati urutan ketiga dengan 99.32 persen. Urutan kedua Kabupaten Morowali dengan 99.36 persen dan urutan pertama ditempati oleh Kabupaten Tojo Una-una dengan presentase 99.38 persen,” kata Abdurrahman Abdillah Y Rumi kepada Banggai Raya, Senin (4/5/2020) melalui pesan WhatsApp.

Menurut dia, sesuai rekapitulasi kelulusan SMK Provinsi Sulteng sebesar 98.17 persen dari 180 SMK, dan 13.155 peserta, dengan tingkat kelulusan 12.914 siswa dan 240 siswa yang tidak lulus.

Dia menjelaskan, Kabupaten Touna menempati posisi pertama dengan 99,38 persen, disusul Morowali 99.36 persen, Poso 99.32 persen, Banggai 99.24 persen, Toli-toli 98.91 persen, Donggala 98.71 persen, Kota Palu 98.24 persen, Morawali Utara 98.00 persen, Parigi Moutong 97.94 persen, Bangkep 96.81 persen, Balut 96.50 persen, Buol 95.35 persen dan Kabupaten Sigi 95.35 persen.

Begitu juga kata dia, untuk kelulusan SMK Negeri, Kabupaten Banggai berada di posisi ke empat, sebanyak 99.34 persen, di bawah Kabupaten Toli-toli yang menempati posisi ketiga dengan presentase 99.43 persen, kedua Morowali 99.47 persen dan posisi pertama oleh Kabupaten Poso sebanyak 99.86 persen.

Sedangkan untuk SMK Swasta lanjut dia, Kabupaten Banggai menempati posisi ke enam dengan presentase sebesar 98.70 persen. Urutan pertama Kabupaten Donggala dengan 100 persen, kedua Touna dengan 100 persen, ketiga Bangkep sebesar 100 persen, keempat Morut dengan 99.47 persen dan kelima Morowali dengan 98.94 persen.

“Tapi, Banggai tidak masuk SMK dengan persen kelulusan terendah. Yang masuk hanya Kota Palu, Kabupaten Parimo, Sigi, Bangkep, Morut, Buol dan Kabupaten Toli-toli,” pungkasnya. RUM

Pos terkait