Periksa Mata Pakai JKN-KIS Dapat Kacamata Gratis

  • Whatsapp

BANGGAI RAYA- Seiring bertambahnya usia seseorang, maka kemampuan indra penglihatan juga perlahan-lahan berkurang. Hal inilah yang dirasakan Sunarti (48) seorang ibu rumah tangga warga Kalumbangan, Kecamatan Bunta, Kabupaten Banggai.

Belum lama ini, Sunarti melakukan pemerikasaan matanya  di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Luwuk.

Bacaan Lainnya

“Awalnya saya sering merasa pusing, dan pandangan saya sering berkunang-kunang, karena sudah sering seperti itu akhirnya saya memeriksakan diri ke Puskesma Bunta. Kebetulan saya memiliki Kartu Jaminanan Kesehatan Nasional (JKN-KIS) yang saya dapat dari kantor kelurahan. Katanya saya mendapat kartu bantuan dari Pemerintah Kabupaten Banggai sebegai peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) APBD Kabupaten Banggai. Saya sama sekali belum pernah menggunakan kartu ini,” ujar Suniarti.

Dalam pemeriksaan mata itu, Suniarti melewati alur pelayanan kesehatan mulai dari fasilitas kesehatan tingkat pertama Bunta. “Karena di puskesmas tidak ada dokter mata, maka saya dirujuk ke sini (RSUD Luwuk) dan setelah dilakukan pemeriksaan, saya didiagnosa Myopia (Rabun Jauh) dan  harus memakai Kacamata. Beruntung, kacamata termasuk salah satu alat bantu kesehatan yang dijamin oleh BPJS Kesehatan,” katanya.

Sesuai dengan ketentuan yang berlaku, seluruh peserta JKN-KIS mempunyai hak untuk mendapatkan manfaat bantuan kacamata sesuai dengan kelasnya terdaftar. Namun perlu diperhatikan bahwa manfaat kacamata hanya dapat diberikan sesuai dengan indikasi medis yang jelas dari dokter serta selama peserta JKN-KIS mengikuti prosedur dan ketentuan yang berlaku.

Dalam pelayanan kesehatan itu, Suniarti mengaku sangat bersyukur dan mengucapkan terima kasih terhadap pemerintah yang telah berhasil menyelenggarakan Program JKN-KIS bagi masyarakat.

“Terima kasih atas perhatian pemerintah kepada kami rakyat biasa ini, ternyata tidak hanya menanggung biaya rumah sakit saja, tetapi juga peduli terhadap kami yang membutuhkan alat kesehatan seperti kacamata,” tuturnya.

Ia berharap, agar program JKN-KIS ini terus berlangsung karena manfaatnya jelas dan dirasakan oleh masyarakat secara langsung. “Bagi peserta mandiri saya berpesan agar selalu membayar iurannya tepat waktu, karena dengan membayar iuran artinya telah membantu orang lain yang tidak mampu, sesuai dengan prinsip BPJS Kesehatan Dengan Gotong Royong Semua Tertolong,” tutup Sunarti. JAD/*