Perbaikan Berkas Paslon Lewat Batas Waktu Akan Ditolak

  • Whatsapp

BANGGAI RAYA- Tahap pendaftaran bakal calon bupati dan wakil bupati pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Banggai tahun 2020, akan berlangsung pada 4 sampai dengan 6 September 2020.

Rabu (2/9/2020) kemarin, KPU Banggai menggelar konferensi pers terkait dengan syarat dan ketentuan pendaftaran bakal calon kepala daerah di Pilkada tahun ini. Di kesempatan itu, Divisi Teknis KPU Banggai, Makmur Manesa mengatakan, untuk sementara pihaknya telah menetapkan jadwal atau waktu pendaftaran bakal calon. Mulai 4 sampai dengan 6 September 2020.

Pendaftaran dibuka sejak pukul 08.00 wita hingga 16.00 wita. Sementara di hari terakhir, waktu pendaftaran lebih panjang yakni sejak pukul 08.00 hingga 24.00 wita.

Di hari pertama dan kedua pendaftaran sambung Makmur, berbeda dengan hari terakhir pendaftaran, yakni 6 September. Jika di hari pertama dan kedua terdapat berkas bakal calon yang tidak lengkap, maka akan dikembalikan dan bisa diperbaiki atau dilengkapi di hari ketiga.

Namun untuk pendaftaran di hari terakhir (6 September), jika terdapat berkas pendaftar yang tidak lengkap hingga pukul 24.00 wita, makan berkas yang dimasukkan bakal calon akan langsung ditolak.

“Jadi ada tiga status yang ditetapkan pada tahap pendaftaran bakal calon. Pertama diterima, dikembalikan dan ditolak,” jelasnya.

Jika berkas pendaftaran bakal calon diterima lanjut Makmur, bukan berarti bakal calon telah dinyatakan MS atau memenuhi syarat. Status MS baru dapat ditetapkan setelah tahap verifikasi. “Status MS atau TMS itu baru bisa disampaikan 23 September nanti,” terangnya.

Begitu pula jika berkas pendaftaran bakal calon dikembalikan, bukan berarti berkas yang tersebut dianggap tidak memenuhi syarat. “Berkas yang dikembalikan masih bisa dilengkapi dan diserahkan dengan ketentuan batas waktu yang ada. Alangkah baiknya daftar di hari pertama atau kedua, sehingga jika ada perbaikan berkas, masih ada waktu terakhir untuk melenghkapinya. Kalau daftar di hari terakhir, jika dan ada perbaikan, maka waktu sangat sempit. Hanya sampai pukul 24.00 Wita. Jika lewat batas waktu itu (24.00 WIta) maka akan ditolak,” katanya.

Sama halnya dengan berkas pendaftaran yang dikembalikan, berkas pendaftaran bakal calon yang ditolak oleh KPU di hari terakhir waktu pendaftaran, masih dapat dilengkapi hingga batas waktu pendaftaran, yakni hingga pukul 24.00 wita. “Artinya, berkas itu kita tolak jika sudah melewati batas waktu pendaftaran yang ditentukan,” paparnya.

Selain itu, Makmur menjelaskan, bagi bakal calon maupun partai politik atau gabungan partai politik pengusul, wajib memenuhi ketentuan dan syarat pendaftaran di KPU nantinya.

Makmur memaparkan, dalam proses pendaftaran bakal pasangan calon, wajib dihadiri ketua dan sekretaris partai politik atau gabungan partai politik pengusul dan bakal calon. “Jika salah satunya diantaranya berhalangan hadir, maka wajib menyertakan surat keterangan dari instansi yang berwenang,” terangnya.

Lebih lanjut, Makmur merinci syarat pencalonan yang wajib dipenuhi dan diserahkan saat pendaftaran. Pertama, formulir model B-KWK atau surat pencalonan dan kesepakatan bakal calon dengan partai politik atau gabungan partai politik.

Kedua, model B.1-KWK partai politik yang merupakan keputusan dewan pimpinan pusat partai politik tentang persetujuan pasangan calon.

Sementara untuk syarat calon yang diserahkan ke KPU, yakni model BB.1-KWK atau surat pernyataan yang dibuat dan ditandatangani oleh bakal calo sebagai bukti pemenuhan persyaratan calon, model BB.2-KWK atau daftar riwayat hidup bakal calon, serta model BB.3-KWK surat pernyataan berhenti dari jabatan pada BUMN atau BUMD.

“Tata cara pendaftaran dan penyerahan dokumen pendaftaran pasangan bakal calon dilakukan dengan melaksanakan protokol kesehatan Covid-19,” tutupnya. URY

Pos terkait