Pengadilan Agama Luwuk Adili 420 Perkara

  • Whatsapp

BANGGAI RAYA- Tahun ini, Kantor Pengadilan Agama (PA) Kelas I B Luwuk yang berlokasi di Jalan Bukit Halimun, Kelurahan Tanjung Tuwis, Kecamatan Luwuk Selatan telah mengadili sebanyak 420 perkara.

Demikian disampaikan Panitera Muda Gugatan, Kantor Pengadilan Agama Kelas 1 B Luwuk, Ahmad Basahir kepada Banggai Raya melalui pesan WhatsApp, Senin (6/7/2020).

Ia mengatakan, perkara yang diterima di Pengadilan Agama Kelas I B Luwuk per 30 Juni 2020 sebanyak 420 perkara, mulai dari cerai talak, cerai gugat, isbat nikah, dispensasi kawin, harta warisan, penguasaan anak, perwalian, warisan, penetapan ahli waris, murtad dan ekonomi syariah.

Terdiri dari sambung Ahmad, cerai talak sebanyak 93 perkara, cerai gugat 221 perkara, isbat nikah 49 perkara, dispensasi kawin 45 perkara, harta warisan 1 perkara, penguasaan anak kosong, perwalian 3 perkara, warisan 1 perkara, penetapan ahli waris 4 perkara, murtad 3 perkara dan ekonomi syariah kosong.

“Itu mulai Januari sampai dengan Juni 2020. Cerai talak bila laki-laki yang mengajukan, sedangkan cerai gugat bila perempuan yang mengajukan,” Kata Ahmad Basahir.

Ia merinci, Januari 2020 cerai talak sebanyak 17 perkara, cerai gugat 51 perkara, isbat nikah 5 perkara, dispensasi kawin sebanyak 16 perkara, perwalian 1 perkara, penetapan ahli waris 2 perkara, total 92 perkara. Dan Pebruari 2020, cerai talak 14 perkara, cerai gugat sebanyak 39 perkara, isbat nikah 14 perkara, dispensasi kawin 9 perkara, perwalian 1 perkara, penetapan ahli waris 1 perkara, murtad 1 perkara, total 79 perkara.

Untuk Maret 2020 lanjut dia, cerai talak 14 perkara, cerai gugat 34 perkara, isbat nikah 27 perkara, dispensasi kawin 7 perkara, harta warisan 1 perkara, penetapan ahli waris 1 perkara dan murtad 2 perkara, total 86 perkara. Dan April 2020, cerai talak sebanyak 6 perkara, cerai gugat 16 perkara, dispensasi kawin 4 perkara, total 26 perkara.

Sedangkan Mei 2020, hanya 1 perkara yaitu cerai gugat. Pada Juni 2020, cerai talak 34 perkara, cerai gugat 62 perkara, isbat nikah 3 perkara, dispensasi kawin 9 perkara, perwalian 1 perkara, total 109 perkara.

“Sisa lalu, cerai talak ada 8 perkara, cerai gugat ada 18 perkara dan warisan 1 perkara. Untuk Januari 2020 sebanyak 92 perkara, Pebruari sebanyak 79 perkara, Maret sebanyak 86 perkara, April sebanyak 26 perkara, Mei hanya 1 perkara dan Juni 2020 sebanyak 109 perkara yang kami sidangkan,” cetusnya.

Ia mengatakan, ada beberapa perkara yang diputus PA kelas I B Luwuk tahun 2020, Januari sebanyak 64 perkara, Pebruari sebanyak 56 perkara, Maret sebanyak 69 perkara, April sebanyak 81 perkara, dan Mei sebanyak 12 perkara serta Juni sebanyak 60 perkara, total 342 perkara yang diputuskan.

Dijelaskannya, terdiri dari perkara dicabut sebanyak 15 perkara, dikabulkan sebanyak 274 perkara, ditolak sebanyak 11 perkara, tidak diterima 14 perkara, digugurkan 27 perkara, dan dicoret sebanyak 2 perkara.

Faktor-faktor penyebab terjadinya perceraian pada Pengadilan Agama Kelas I B Luwuk, per Januari sampai dengan Juni 2020, yaitu, zina sebanyak 9 perkara, mabuk sebanyak 6 perkara, madat 1 perkara, judi sebanyak 5 perkara, meninggalkan salah satu pihak sebanyak 20 perkara, KDRT sebanyak 9 perkara, cacat badan sebanyak 2 perkara, perselisihan terus menerus sebanyak 141 perkara, murtad 2 perkara dan ekonomi sebanyak 7 perkara, total 202 perkara.

“Sisa lalu yang diputuskan tidak ada. Faktor penyebab cerai di Januari 2020 sebanyak 43 perkara, Februari 2020 sebanyak 35 perkara, Maret 2020 sebanyak 47 perkara, April 2020 sebanyak 37 perkara, Mei 2020 sebanyak 9 perkara dan Juni 2020 sebanyak 31 perkara,” demikian Ahmad Basahir. RUM

Pos terkait