Penataan Pasar Simpong Luwuk, Koridor Pasar Akan Disterilkan

BANGGAI RAYA-Pemerintah Kabupaten Banggai akan melakukan penataan Pasar Simpong Luwuk, agar kenyamanan warga baik pedagang maupun pembeli bisa terjaga.

Sebagai langkah awal, tim penataan pasar yang diketuai Kepala Badan Kesbangpol Banggai Syaifudin Muid melakukan sosialisasi di Pasar Simpong, Rabu (22/6/2023).

Tim melakukan penyusuruan di komplek pasar ikan dan mendapati bahwa lokasi itu kosong, sebab pedagangnya pindah dan menempati lorong maupun pinggiran jalan koridor pasar. Tak hanya pedagang ikan segar, sebagian pedagang ikan kering dan sayur juga meninggalkan los atau lapaknya dan pindah ke bagian depan di sekitar jalan koridor pasar. Kondisi inilah menurut Syaifudin Muid, yang akhirnya menjadi penyebab macetnya jalur jalan pasar, sebab pedagang telah berjualan di pinggiran jalan.

BACA JUGA:  Harga Gas Elpiji Tembus Rp60 ribu, Akademisi : Pemda Harus Tegas Pada Pangkalan

Menurut Syaifudin, tim akan melakukan sosialisasi pengembalian pedagang ke lokasi yang semestinya berdasarkan status awal, agar kesemrawutan pasar itu bisa dibenahi dan ditertibkan.

“Pedagang yang punya los atau lapak dan pedagang ikan, harus dikembalikan ke lokasi yang seharusnya, agar tidak ada lagi penggunaan jalan untuk lokasi berjualan,” tuturnya.

BACA JUGA:  Lima Mahasiswa Unismuh Luwuk Ikuti ONMIPA-PT Tingkat LLDIKTI XVI, Ini Daftar Namanya!

Meski demikian, untuk tahap awal ini masih dalam bentuk sosialisasi. “Tim tentu berharap muncul kesadaran melalui sosialisasi yang dilakukan, demi ketertiban pasar dan kenyamanan semua pihak,” kata Syaifudin.

Nantinya kata dia, jalur koridor dan lorong pasar akan steril dari pedagang, sehingga bisa dilalui kendaraan dan pembeli bisa berbelanja dengan nyaman. Menurut dia, kalau seluruh los atau lapak terisi, maka pembeli juga akan masuk ke dalam pasar.

BACA JUGA:  Ketua TP PKK Banggai Hadiri Rakor PKK Provinsi Sulteng

Sejumlah pedagang yang masih bertahan di lapak dan los mereka di bagian dalam, mendukung langkah pemerintah itu. “Kalau pedagang di jalan dikembalikan ke los dan lapak, maka lorong ini akan ramai dengan pembeli. Mudah-mudahan bisa terlaksana dan harus tetap diawasi, agar tidak ada pedagang yang balik jualan di lorong atau pinggir jalan lagi,” kata sejumlah pedagang. DAR

Pos terkait