Penanganan Kasus Dugaan Korupsi Talud dan Karang Taruna di Banggai Berlanjut

BANGGAI RAYA-Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Banggai Raden Wisnu Bagus Wicaksono memastikan bahwa penanganan kasus dugaan korupsi proyek talud di Desa Gorontalo Kecamatan Balantak dan dana hibah Karang Taruna Kabupaten Banggai, tetap berlanjut.

Hal itu disampaikan Kajari Banggai di sela-sela buka puasa bersama jajaran Kejari dengan wartawan dan LSM GAM, Minggu (31/3/2024).

Menurut dia, penyidik kejaksaan kini tengah menangani kasus korupsi dana APBDes Matabas Kecamatan Bunta, yang perkaranya sudah dalam persidangan di Palu.

“Intinya penanganan kasus dugaan korupsi proyek talud dan karang taruna tetap berjalan, namun prosesnya bertahap. Begitu kita selesaikan kasus Matabas, langsung ke penanganan kasus tanggul dan karang taruna,” jelas Raden Wisnu.

Dua perkara yakni dugaan korupsi proyek talud dan karang taruna, sempat dihentikan sejenak prosesnya, karena surat edaran Kejaksaan Agung, menyangkut perkara yang diduga terkait dengan pihak tertentu yang tengah mengikuti hajatan pemilu. Namun sekarang, karena proses pemilu telah selesai, sehingga dua perkara itu kembali jadi perhatian Kejari Banggai.

Proyek talud di Desa Gorontalo beranggaran lebih Rp1,3 miliar yang dikerjakan tahun 2020/2021. Pekerjaan itu berada di BPBD Banggai, dan menjadi sorotan karena telah mengalami kerusakan di tahun 2023, padahal belum lama dilaksanakan.

Sementara dana hibah Karang Taruna Banggai dialokasikan tahun 2020 sebesar Rp600 juta. DAR

Pos terkait