Penanganan Covid-19, Banggai Masuk Top 21 Inovasi

  • Whatsapp
Ilustrasi

BANGGAI RAYA- Kementerian Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenpanRB) mengumumkan Top 21 Inovasi Pelayanan Publik Penanganan Covid-19, Rabu (26/8/2020). Dari 21 Inovasi Nasional yang dimumkan, salah satunya adalah inovasi yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Banggai.

Inovasi Pemda Banggai tersebut adalah kolaborasi lintas sektor untuk alat pelindung diri (APD). 21 Top Inovasi Pelayanan Publik Penanganan Covid-19 diumumkan oleh Deputi Bidang Pelayanan Pelayanan Publik, Diah Natalisa melalui live streaming youtube.

Diah natalisa mengatakan kegiatan apresiasi inovasi pelayanan publik penanganan Covid-19 dilakukan dalam rangka mengapresiasi para inovator yang melakukan inovasi dan menyebarluaskan praktek baik inovasi dalam penanganan Covid-19 agar menjadi inspirasi bagi yang lain.

Penghimpunan inovasi bertujuan untuk mendapat basis data inovasi Covid-19 yang memenuhi syarat dan kriteria sehingga menjadi pembelajaran dan tukar menukar pemberitahuan, baik pada level nasional maupun internasional,

“Dalam menghimpun inovasi pelayanan publik penanganan Covid-19 kami menggunakan dua cara, yaitu dengan melakukan pencarian inovasi melalui media sosial dan melakukan pengumuman kepada instansi pemerintah, lembaga, masyarakat dan perorangan untuk mendaftarkan inovasinya,” kata Diah Natalisas.

Ia menambahkan, setelah dilakukan penghimpunan inovasi, maka dilakukan verifikasi dan penilaian dan dilanjutkan dengan tahap pengumuman.

Inovasi Pelayanan Publik Penanganan Covid-19 terbagi dalam tiga kategori. Pertama, kategori respon cepat tanggap, merupakan kategori inovasi aksi nyata yang muncul sebagai respon awal saat mulai menyebrnya Covid-19 di Indonesia. Kedua, Kategori pengetahuan publik, merupakan inovasi yang dibuat untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, serta perilaku masyarakat tentang Covid-19 dan upaya pencegahannya.

Kategori ketiga yakni ketangguhan massal, merupakan kategori inovasi tentang pencegahan atau mitigasi kegawatdaruratan Covid-19 yang berkelanjutan dan dengan jangkawan kemanfaatan yang luas, lintas daerah, lintas provinsi bahkan nasional, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. NAL

Pos terkait