Pemda Banggai Pantau Lalu Lintas Orang

Sepekan, 1.572 Warga Masuk Banggai Lewat Darat

BANGGAI RAYA- Kondisi Provinsi Sulawesi Tengah dan sejumlah daerah lain di Pulau Sulawesi yang sudah terpapar penyakit virus corona atau Covid-19, membuat Pemerintah Kabupaten Banggai bekerja ekstra keras untuk memantau lalu lintas orang, terutama mereka yang masuk ke daerah beribukota Luwuk ini.

Bupati Banggai Herwin Yatim sendiri sudah menegaskan bahwa seluruh pintu masuk menuju Kabupaten Banggai harus diperketat pengawasan dan pemeriksaan lalu lintas orang, demi mencegah penyebaran virus corona.

Sebagai kabupaten di ujung timur Sulteng, Banggai memang menjadi salah satu pintu masuk dari berbagai kawasan, baik antar kabupaten maupun antar provinsi. Karenanya, pemerintah daerah melalui Tim Gugus Penanganan Covid-19, melakukan pendataan arus lalu lintas orang, khususnya mereka yang masuk ke Kabupaten Banggai. Selama ini, salah satu pintu masuk yang cukup sulit terpantau, adalah jalur darat, karena lalu lalang orang dengan kendaraan roda empat dan roda dua. Namun sejak sepekan terakhir, Pemda Banggai telah membangun posko pengawasan di dua pintu masuk jalur darat, yakni pos Balingara yang merupakan perbatasan darat dengan Kabupaten Touna dan pos Toili Barat yang berbatasan dengan Kabupaten Morowali Utara.

BACA JUGA:  Golkar Unggul di Banggai Kepulauan, Kursi Ketua DPRD Lepas dari NasDem

Juru Bicara Tim Gugus Penanganan Covid-19 Kabupaten Banggai Nurmasita Datu Adam dalam rilisnya, Senin (6/4/2020) menyebutkan, sejak dibangunnya posko pengawasan di dua jalur jalan yang berbatasan darat dengan Kabupaten Banggai, sudah ada data jumlah orang yang masuk.

BACA JUGA:  Dinkes P2KB Balut Gelar Pelatihan Orientasi TPK Berbasis e-Learning

“Mereka yang datang di Kabupaten Banggau sejak tanggal 29 Maret hingga 5 April, sudah didata. Selain pendataan, mereka juga melalui pemeriksaan suhu,” ujarnya.

Untuk perbatasan Balingara Kecamatan Nuhon, jumlah yang masuk ke Kabupaten Banggai selama sepekan terakhir sebanyak 821 orang, dan perbatasan Toili Barat sebanyak 751 orang. Dengan demikian, jumlah orang masuk ke Kabupaten Banggai melalui jalur darat itu sebanyak 1.572 orang.

JUMLAH ODP BERTAMBAH

Sementara itu berdasarkan data yang dirilis Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Banggai, hingga Senin kemarin, terjadi penambahan jumlah orang dalam pemantauan (ODP), atau orang yang memiliki gejala demam panas tinggi dan batuk serta ada riwayat perjalanan dari kawasan terpapar. ODP yang terdata berjumlah 23 orang atau ada penambahan 2 ODP baru, dan 3 ODP sudah dinyatakan sembuh.

BACA JUGA:  Samiun Agi Geser Richard di Perolehan Suara Sementara Partai Demokrat Dapil 4 Sulteng

Dua ODP baru itu tercatat di wilayah Kecamatan Luwuk, sehingga jumlahnya saat ini sebanyak 4 orang, dan 2 ODP dinyatakan sembuh. ODP lainnya tersebar di Batui sebanyak 10 orang dan 2 sudah sembuh, di Kintom 3 ODP, Luwuk Selatan 1 ODP, Luwuk Timur 2 ODP, serta Lobu 1 ODP.

Khusus untuk orang dengan kategori pasien dalam pengawasan (PDP), saat ini sudah tidak ada, menyusul sembuhnya satu pasien PDP asal Toili Barat dan hasil uji swabnya dinyatakan negatif corona. DAR