Pemda Banggai Lacak Interaksi Warga Positif Covid-19

Anang S Otoluwa

BANGGAI RAYA- Pemda Banggai bergerak cepat setelah mendapatkan informasi bahwa hasil Swab satu warga Kabupaten Banggai Kepulauan (Bagkep) positif terinfeksi Corona Virus Disease (Covid-19). “Kami sudah berkomunikasi dengan Kepala Dinas Kesehatan Bangkep,” tutur Kepala Dinas Kesehatan Banggai, dr. Anang Otoluwa kepada Banggai Raya via telepon WhatsApp, tadi malam (6/5/2020).

Komunikasi itu kata Anang, untuk meminta informasi tentang warga positif Corona serta riwayat perjalanan pasien bersangkutan. Sebab, warga Bangkep itu diduga sempat berinteraksi dengan warga di Kecamatan Luwuk Selatan.

BACA JUGA:  Takbiran IdulAdha di Luwuk Banggai, Ribuan Warga Ikuti Pawai Obor

Langkah lainnya sebut Anang, pihaknya telah berkoordinasi dengan Kepala Puskesmas Simpong dan Camat Luwuk Selatan. “Ini kami sedang mengumpulkan informasi terkait siapa saja warga yang sempat berinteraksi dengan warga positif itu,” tutur Anang.

Mengumpulkan informasi dengan siapa saja warga yang berinteraksi itu, karena menurut informasi urai Anang, sudah berinteraksi dengan warga Luwuk. “Sedang penyelidikan sekarang,” kata dia.

BACA JUGA:  Takbiran IdulAdha di Luwuk Banggai, Ribuan Warga Ikuti Pawai Obor

Tenaga surveilans Puskesmas Simpong jelas Anang, telah berkoordinasi pula dengan Camat Luwuk Selatan dan lurah setempat. “Intinya, kita harus tetap waspada. Jangan keluar rumah kalau tidak penting. Jika hasrus keluar rumah, harus selalu menggunakan masker dan rajin cuci tangan,” imbau Anang mengingatkan.

Dalam kesempatan itu, Anang mengaku, belum mengetahui apakah warga Bangkep terinfeksi Covid-19 itu akan dirujuk ke RSUD Luwuk. Sebab, warga bersangkutan kategori Orang Tanpa Gejala (OTG). “Belum ada berita apakah dibawa ke Luwuk atau tidak. Sejauh ini belum ad arencana ke sini (dirawat di RSUD Luwuk), karena orang bersangkutan tanpa gejala. Orangnya baik-baik saja,” paparnya.

BACA JUGA:  Takbiran IdulAdha di Luwuk Banggai, Ribuan Warga Ikuti Pawai Obor

Jika misalnya, warga tersebut dirujuk ke RSUD Luwuk, maka harus ditangani. “Tetap harus ditangani, kalau dibawa ke Luwuk,” demikian Anang Otoluwa. TOP