Pemda Banggai Kirim 20 Peserta Magang ke Jepang

  • Whatsapp
WAKIL Bupati Banggai Mustar Labolo melepas peserta magang ke Jepang. FOTO: ISTIMEWA

BANGGAI RAYA- Pemerintah Kabupaten Banggai mengirim 20 pesereta magang ke Jepang. Mereka dilepas oleh Wakil Bupati Banggai Mustar Labolo dari bandara Syukuran Aminuddin Amir Luwuk, Selasa (1/6/2021).

Sebelum menuju Jepang, para peserta asal Kabupaten Banggai ini akan mengikuti pelatihan pra pemberangkatan selama 3 bulan di BLK Makassar bersama peserta dari daerah lain, yakni Sulawesi Selatan sebanyak 14 orang dan Sulawesi Utara berjumlah 6 orang.

Bacaan Lainnya

Program pemagangan ke Jepang adalah merupakan kerja sama antara Pemerintah Kabupaten banggai  melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Direktorat Bina Pemagangan Kemnaker RI dan IM Japan.

Seleksi angkatan I program pemagangan ke Jepang  di Kabupaten Banggai dilakukan pada akhir 2019. Diseleksi langsung oleh tim dari Direktorat Bina pemagangan, Dirjen Bina Lattas Kemenaker RI bersama IM Japan.

Peserta mengikuti beberapa tahapan seleksi, seperti seleksi administrasi, tes akademik, tes pemeriksaan fisik, tes kesamaptaan (ketahanan fisik), tes kesehatan, tes wawancara dan tes bahasa Jepang. Selesksi sempat tertunda pada tahap tes bahasa Jepang dikarenakan pandemi Covid 19.

Pada awal tahun 2021, seleksi dilanjutkan kembali dengan total peserta yang lulus sebanyak 20 orang. Seluruh peserta  merupakan pemuda dari beberapa kecamatan di wilayah Kabaputen banggai.

Untuk diketahui, Kabupaten Banggai sempat ditawari oleh Direktorat Bina Pemagangan Dirjen bina Lattas Kemenaker RI untuk menjadi tuan rumah pelaksanaan pelatihan pra pemberangkatan ke Jepang. Tetapi melihat fasilitas yang belum memadai, maka pelatihan dikembalikan ke BLK Makassar.

Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati Banggai, Mustar Labolo sangat mengapresiasi dan menyampaikan syukur atas 20 pemuda Kabupaten Banggai yang akan magang ke Jepang. Di mana peserta magang ke Jepang ini akan belajar sambil digaji yang tentunya akan menghasilkan sesuatu yang bermanfaat untuk perekonomian.

Sementara itu, Ketua HAM Japan Kabupaten Banggai, Moh Hadiwiyono menjelaskan, pemagangan ke Jepang adalah program kerjasama Pemerintah Kabupaten Banggai melalui Disnakertrans bersama HAM Japan dengan Direktorat Bina Pemagangan Kemenaker RI dan IM Japan.

“Akan tetapi kegiatan sempat tertunda akibat pandemi Covid-19 dari tahun kemarin dan Alhamdulillah di bulan Juni ini kita sudah bisa memberangkatkan adik-adik kita ini ke Jepang setelah mengikuti berapa tahapan diantaranya seleksi administrasi, tes akademik, tes pemeriksaan fisik, tes kesamaptaan, test kesehatan, test wawancara, dan tes bahasa Jepang,” jelasnya.

Tahun depan kata dia, pihaknya akan membuka lagi untuk magang ke Jepang angkatan kedua. “Hal itu untuk memberikan pengalaman belajar sambil digaji kepada adik-adik,” katanya.

Rinaldi, Kabid ketenaga Kerja, Disnakertrans Banggai juga memberikan motivasi, karena semangat kaum muda sangat diperlukan dalam pembangunan.

“Ke Jepang ini bukanlah tujuan yang ingin dicapai, akan tetapi semangat, pengalaman dan kemampuan peserta magang setelah kembali ke Indonesia adalah yang ingin diraih untuk ikut membangun negara Indonesia khususnya di Kabupaten Banggai,” tandasnya.

Pos terkait