Pelapor Kasus Dugaan Suap Penyelenggara Pemilu di Banggai Diancam OTK

BANGGAI RAYA-Kasus dugaan suap yang dialamatkan pada oknum penyelenggara Pemilu 2024 di Kabupaten Banggai. kini terus mencuri perhatian publik.

Bahkan salah satu pelapor yakni Kordinator Banggai Bergerak, Rifat Hakim, mengaku mendapatkan ancaman dari orang tak dikenal (OTK) melalui ponsel.

Menurut dia, dirinya beberapa kali ditelepon oleh orang tak dikenal menggunakan nomor ponsel yang juga tak dikenalnya. OTK itu awalnya menanyaakan terkait kasus dugaan suap yang saat ini dalam proses di Bawaslu.

BACA JUGA:  Forum Kemitraan dan Komunikasi Bahas Optimlisasi Program JKN di Banggai

“Saya tidak tahu siapa, beberapa kali orang menelpon dan tanya terkait kasus ini,” ujar Rifat, Kamis 21 Maret 2024.

Rifat juga mengatakan, ia juga diminta oleh OTK itu untuk hati-hati dan tidak lagi menggangu hasil Pileg di Banggai. “Hati-hati ngana Rifat,” tutur Rifat menirukan kalimat bernada ancaman dari orang tidak dikenal.

BACA JUGA:  Pemkab Morowali Dukung Program PESIAR dalam Perluasan Kepesertaan JKN

Atas hal itu, menurut Rifat dalam waktu dekat ini, ia akan melaporkan ke Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK). “Dalam waktu dekat ini saya akan menyurati LPSK Republik Indonesia meminta perlindungan,” tutup Rifat.

BACA JUGA:  Gegara Kotoran Ayam, Pria di Mendono Ini Dianiaya, Polisi Turun Mediasi

Saat ini, dugaan kasus suap yang menimpa penyelenggara di tingkat PPK dan PPS, dan diduga terkait caleg dari parpol tertentu, terus menjadi atensi pihak Bawaslu dan telah dilakukan pemeriksaan terhadap pelapor, terlapor dan saksi.**

Pos terkait