Pelaksanaan Pilkades Masih Menunggu Instruksi Bupati Banggai

Ilustrasi

BANGGAI RAYA- Sebanyak 34 Desa di 15 Kecamatan di wilayah Kabupaten Banggai,  yang jabatan kepala desanya akan segera berakhir pada Desember 2023 mendatang.

Namun sampai dengan saat ini belum ada titik terang tentang pelaksanaan pemilihan kepala desa (Pilkades) gelombang kedua tahun 2023 bagi 34 desa tersebut.

Sebelumnya, sempat berkembang bahwa tahapan Pilkades serentak bagi 34 desa itu, akan dilaksanakan pada April 2023 kemarin, ada juga yang mengatakan pesta demokrasi enam tahunan itu akan segera digelar pada akhir Mei 2023.

BACA JUGA:  Lebaran Ketupat di Toima, Anti Disambut Antusias Warga 9 Desa

Seperti yang disampaikan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Banggai, Amin Jumail belum lama ini, bahwa pelaksanaan Pilkades akan dilaksanakan diakhir Mei 2023, atau paling lambat Oktober 2023.

Alasan penundaan Pilkades serentak gelombang kedua ini, Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Banggai melakukan demi menjaga stabilitas keamanan menjelang penyelenggaraan Pemilu dan Pilkada Tahun 2024 mendatang.Pilkades direncanakan akan digelar tahun 2025.

BACA JUGA:  Lebaran Ketupat di Toima, Anti Disambut Antusias Warga 9 Desa

Masa jabatan kepala desa di 34 desa tersebut yang berakhir pada Desember 2023, secara otomatis akan diisi atau dipegang oleh pejabat pelaksana tugas (PLT) atau pejabat karateker.  

“Pelaksanaan Pilkades gelombang kedua tahun 2023 ini bagi 34 desa, kami masih menunggu instruksi dari pak bupati. Pasalnya, tahun ini bersamaan dengan pelaksanaan tahapan Pemilu dan Pilkada 2024,”ujar Kadis DPMD Kabupaten Banggai, Amin Jumail kepada Banggai Raya saat ditemui di Masjid Agung An Nuur Luwuk, baru-baru ini.

BACA JUGA:  Lebaran Ketupat di Toima, Anti Disambut Antusias Warga 9 Desa

Prinsipnya kata dia, DPMD Banggai masih menunggu instruksi dari Bupati. “Tidak ada masalah masa jabatan Kades berakhir di Desember 2023, ada karateker. Kita banyak pegawai kecamatan yang akan menjadi Plt atau pejabat karateker kepala desa,” tandasnya. RUM

Pos terkait