Pansel Direktur PDAM Dinilai Tabrak Aturan

  • Whatsapp
AGENDA rapat dengar pendapat Komisi III, DPRD Banggai bersama pemerintah daerah terkait polemik pengangkatan Direktur PDAM Banggai. FOTO: RAHMAN ASNAWI

BANGGAI RAYA- Ketua Komisi III, DPRD Banggai, Fuad Muid menyebut, panitia seleksi (Pansel) Direktur PDAM menabrak aturan perundang-undangan yang berlaku saat melakukan seleksi. Hal itu terungkap saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi III DPRD Banggai dengan para pihak seperti Pengurus Cabang PMII Banggai, Pengawas Visi Misi Bupati, Pansel, Kabag Hukum, Asisiten II Stdakab Banggai yang membidangi perekonomian di ruang rapat Dewan Banggai, Senin (13/9/2021).

RDP yang berlangsung sejak pagi hingga sore hari itu berjalan alot terkait kemelut Direktur Utama dan Direksi Perusahaan Daerah Air Minum Banggai setelah para pihak memberikan masukan dan saran terkait keabsahan surat keputusan pengangkatan Direktur PDAM tersebut.

Bacaan Lainnya

Fuad bahkan mengendus, pansel sengaja menjebak Bupati Banggai dengan mengusulkan nama-nama yang lolos berdasarkan hasil seleksi yang dilakukan.Padahal, faktanya, hasil seleksi yang dilakukan telah melanggar dan menabrak aturan perundang-undangan yang berlaku seperti peraturan pemrintah, permendagri dan perda. “Ini ada apa, kasihan Bupati kita. Jangan sampai, dengan persoalan ini justru bisa menjebak pak Bupati,” katanya.

Bahkan kata dia, seluruh pihak yang hadir dalam RDP ini dipersilakan menempuh jalur hukum di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) untuk membuktikan keabasahan SK Pengangkatan Direktur dan Direksi PDAM.

Komisi III sebut Fuad, belum dapat menyimpukan dan mengeluarkan rekomendasi hasil dari RDP ini, sebab masih akan dikonsultasikan kepada pimpinan DPRD, rekomendasi apa yang akan dikeluarkan terkait polemik ini, apakah akan dibawa ke paripurna, dirapatkan komisi gabungan atau nantinya dibentuk panitia khusus (Pansus).

Pos terkait