Ops Zebra Tinombala Berakhir, Angka Kecelakaan Maut Turun

  • Whatsapp
SALAH seorang pengendara terjaring Operasi Zebra Tinombala. FOTO: DOK. POLRES BANGGAI

BANGGAI RAYA- Operasi Zebra Tinombala 2021 yang digelar secara serentak oleh Polda Sulteng dan jajaran resmi berakhir hari Minggu 28 November 2021.

Direktur Lalu Lintas Polda Sulteng Kombes Pol Kingkin Winisuda.,S.H.,S.I.K di Palu, Selasa (30/11/2021) menjelaskan, operasi yang mengedepakan fungsi lalu lintas Polri ini bertujuan untuk terciptanya situasi lalu lintas yang aman,tertib, dan lancar serta memberikan imbauan tentang kedisiplinan penerapan protokol kesehatan covid 19.

Bacaan Lainnya

Masih jelas Kingkin, operasi ini selain bertujuan untuk meningkatkan disiplin masyarakat dalam tertib berlalu lintas agar terhindar dari kecelakaan juga mengingatkan kepada masyarakat dalam penerapan protokol kesehatan. Sebab, selama operasi masih ditemukan masyarakat yang lalai dan tidak menerapkan protokol kesehatan covid-19 dalam beraktivitas di luar rumah.

“Secara umum Operasi Zebra Tinombala 2021 yang telah dilaksanakan di wilayah Polda Sulteng berjalan sesuai rencana dan kondusif,” terang pamen tiga melati di Ditlantas Polda Sulteng ini.

Selama 14 hari pelaksanaan Operasi Zebra Tinombala 2021, telah terjadi 29 kasus, korban meninggal 7 jiwa, luka berat 19, luka ringan 32 dengan kerugian materiil berjumlah Rp111.850.000. Bila dibandingkan Ops Zebra Tinombala 2020, angka kecelakaan mencatat 34 kasus atau turun 14.7 % , korban meninggal dunia 13 jiwa atau turun 46 %, luka berat 16 atau naik 18.7%, luka ringan 36 atau turun 11 % dengan kerugian materiil Rp146.100.000.

“Penyebab kecelakaan lalu lintas didominasi faktor manusia, yaitu tidak mengutamakan pejalan kaki, tidak memberi lampu isyarat, mendahului berbelok, berpindah jalur, melanggar batas kecepatan, mengantuk, pengaruh alkohol dan lain-lain,” urainya.

Lebih lanjut Kingkin juga mengatakan bahwa selain menyampaikan imbauan terkait tertib berlalu lintas dan menaati Prokes covid-19, pihaknya juga melakukan bakti sosial. Bhakti sosial tersebut berupa penyaluran bantuan sembako kepada masyarakat yang terdampak pandemi sebanyak 1.862 kali dan pembagian masker yang mencapai 23.069 lembar.

Demikian juga untuk percepatan capaian vaksinasi covid.19 Untuk giat vaksinasi yang dilakukan Polda Sulteng dan jajaran selama Operasi Zebra Tinombala 2021 mencapai 74.986 orang,

Hal lain adalah penegakan protokol kesehatan, meliputi pembubaran kerumunan 2.398 kali, razia masker 9.750 kali, penggunaan aplikasi peduli lindungi 2.014 kali. “Semoga dengan dilaksanakannya Operasi Zebra Tinombala 2021 dapat membantu masyarakat untuk lebih tertib berlalu lintas, lebih patuh dan taat dalam penerapan protokol kesehatan covid.19 serta mengajak masyarakat yang belum menerima vaksinasi untuk segera mendatangi Gerai vaksin atau Puskesmas terdekat,” tutup Kingkin. PR/*

Pos terkait