Operasi Pasar Murah, Sebanyak 16 Ton Beras Beras Bulog Terjual

BANGGAI RAYA-Operasi pasar murah yang dilaksanakan Perum Bulog Kantor Cabang Luwuk bersama tim terpadu, beberapa pekan terakhir berhasil menyalurkan (menjual) sebanyak 16 ton beras untuk memenuhi permintaan masyarakat. Selain beras, ratusan kilogram (kg) tepung terigu dan ribuan liter minyak goreng juga diserbu Ibu Rumah Tangga (IRT) di beberapa wlayah di daerah ini.

“Alhamdulillah, masyarakat sangat antusias membeli beras bulog dalam kegiatan operasi pasar murah yang kami laksanakan beberapa pecan terakhir. Terbukti 16 ton beras, 200 kg dan 1.300 liter minyak goreng berhasil terjual,” ucap Kepala Perum Bulog Kantor Cabang Luwuk, Rendy Hidayat kepada Banggai Raya, Minggu (12/4/2020).

BACA JUGA:  Lebaran Ketupat di Toima, Anti Disambut Antusias Warga 9 Desa

Menurut Rendy, sebanyak 16 ton beras, 200 kg dan 1.300 liter minyak goreng berhasil terjual dalam kegiatan operasi pasar murah bersama tim terpadu. Yang mana operasi pasar murah tersebut, dilaksanakan secara mobile dibeberapa wilayah, seperti, Kecamatan Luwuk, Kecamatan Luwuk Selatan, Kecamatan Luwuk Utara, Kecamatan Pagimana, Kecamatan Lobu dan Kecamatan Batui. Selain itu, juga melayani operasi pasar murah yang stay di halaman Kantor Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) Banggai.

BACA JUGA:  Lebaran Ketupat di Toima, Anti Disambut Antusias Warga 9 Desa

Untuk kegaiatan operasi pasar murah mobile, tiap hari Perum Bulog Kantor Cabang Luwuk, menyiapkan sebanyak 2 ton beras. Sementara untuk operasi pasar murah yang stay, disediakan sebanyak 1,5 ton beras, jadi total beras yang disediakan untuk memenuhi permintaan masyarakat, yakni 3,5 ton beras per hari

Amatan media ini di lapangan, dengan operasi pasar murah yang dilaksanakan Perum Bulog Kantor Cabang Luwuk, beberapa pekan terakhir, berahsil menstabilisasi harga beras di pasaran. Sehingga masyarakat di 219, 46 kelurahan tersebar di 23 kecamatan yang ada di daerah ini, diimbau untuk tidak panik dan khawatir. Mengingat stok beras Perum Bulog Kantor Cabang Luwuk, saat ini masih tersedia sebanyak 1.500 ton, dapat memenuhi permintaan masyarakat hingga akhir tahun 2020 ini. MAN