Oknum Guru Tertangkap Jual Miras

  • Whatsapp

BANGGAI RAYA- Angger Igasto (54 tahun), oknum guru berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) di Desa Tirtasari, Kecamatan Toili, sekitar pukul 18.30 WITA, tertangkap oleh jajaran Polsek Toili menjual minuman keras (miras).

Adapun jenis miras yang dijual dan diduga tanpa izin, yakni miras tradisional jenis cap tikus dan kemasan botol merk Angker Bir maupun Guinnes.

“Iya benar, dari hasil giat ops miras tanpa izin yang kami laksanakan bersama jajaran, berhasil mengamankan 2 bungkus plastik cap tikus, 20 botol Angker Bir (Bir Putih) dan 16 botol Guinnes (Bir Hitam),”ucap Kapolsek Toili, Iptu Candra kepada Banggai Raya, Minggu (19/4/2020).

Menurut Iptu Candra, pada Minggu (19/4/2020), ia anggota melaksanakn giat ops Miras tanpa izin, guna menindak lanjuti informasi dan keluhan masyarakat. Alhasil, sekitar 17.00 WITA, sebanyak 6 warga yang sedang pesta  miras jenis captkus di lokasi persawahan di Desa Tirtasati, KecamatanToili, berhasil diamankan.

Kemudian 6 warga tersebut diintrogasi dan dimintai keterangan soal darimana miras tradisional jenis cap tikus diperoleh. Setelah di interogasi 6 warga yang diamankan itu, mengaku membeli miras captikus  tersebut di rumah seorang warga yang diketahui berprofesi sebagai onum guru, dengan status ASN di desa setempat.

Selanjutnya, sekitar pukul 18.30 Wita, Kapolsek Candra berhasil mengamankan,  Angger Igasto, pekerjaan sebagai ASN (Guru) di Desa Tirtasari, Kecamatan Toili. Dari hasil penggeledahan yang dilakukan jajaran Polsek Toili, ditemukan sejumlah barang bukti, masing-masing 2 bungkus platik minuman miras tradisional  jenis Cap Tikus yang disimpan dalam lemari dalam rumah, 20 botol besar Bir Putih merk Angker dalam dus dan 16 botol besar Bir Hitam  merk Guinnes yang disimpan atau disembuyikan dalam kamar.

Setelah diamankan, tindakan yang dilakukan membawa tersangka  Angger Igasto dan barang bukti(BB) ke Mapolsek Toili, guna diproses lanjut, dalam perkara Tindak Pidana Ringan (Tipiring). MAN/*

Pos terkait