Momen Halalbihalal di Nambo, Bupati Banggai Bagikan Sertifikat Tanah

BANGGAI RAYA – Meski masih dalam suasana yang mendung, masyarakat Kecamatan Nambo antusias mengikuti acara Halalbihalal 1445 Hijriah / 2024 Masehi pada Selasa (21/5/24) Masjid Al-Munawwarah, Kelurahan Nambo Bosaa, Kecamatan Nambo.

Acara awalnya direncanakan berlangsung di Lapangan Mutiara Nambo, kemudian dialihkan ke Masjid Al-Munawwarah, dikarenakan kondisi cuaca.

Camat Nambo, Zubhan Ahmad dalam sambutannya, menyampaikan keputusan untuk memindahkan lokasi acara kegiatan, karena rahmat Allah SWT, mencurahkan hujan sejak pagi.

BACA JUGA:  Meneropong Keadilan Islam dalam Kasus Vina, Sebelum 7 Hari: Sebuah Refleksi Hukum dan Moral

Acara ini dihadiri oleh penceramah ternama, Ustadz H. Abey Ghifran, M.TH.I., CHT, yang dikenal sebagai da’i nasional dan sering mengisi acara di televisi.

Selain ceramah, acara ini juga dimeriahkan dengan hiburan dari masyarakat lokal Kecamatan Nambo, termasuk pertunjukan musik tradisional Nambo Lempek dan Shalawat oleh majelis taklim setempat.

Dengan mengusung tema “Perkuat Silaturahmi Demi Terwujudnya Banggai Maju, Mandiri, dan Sejahtera,” mencerminkan harapan besar masyarakat untuk membangun persatuan dan kemajuan di wilayah Kabupaten Banggai.

BACA JUGA:  Rayakan Iduladha 1445 Hijriah, DSLNG Berbagi Kurban 17 Ekor Sapi

Bupati Banggai Aminudin mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan halalbihalal ini sebagai momen untuk memperkuat ukhuwah dan menyelesaikan perbedaan yang mungkin muncul selama proses pemilu beberapa bulan lalu.

“Kita membangun ukhuwah silaturahmi antar satu dengan lain, beberapa bulan lalu kita telah melaksanakan pemilu yang tentu saja didalamnya terdapat perbedaan, mudah-mudahan di halalbihalal ini, semua perbedaan itu selesai,” tutur Bupati Banggai.

BACA JUGA:  Wisatawan Asal Jakarta Tujuan Danau Ubur-Ubur Bokan Kepulauan Karam di Perairan Matanga

Salah satu momen penting dalam acara ini adalah penyerahan sertifikat tanah gratis oleh Bupati Amirudin kepada warga setempat, sebagai bagian dari Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) yang merupakan program pemerintah.

“Tujuannya ini adalah untuk memberikan hak kepada bapak/ibu semuanya, oleh sebab itu kalau bapak/ibu yang belum mempunyai sertifikat tolong sampaikan, sehingga kami usulkan kepada pertanahan untuk melakukan pengukuran,” ujar Amirudin. **

Pos terkait