Mendagri: Jaga Kesehatan Publik & Stabilitas Ekonomi!

BANGGAI RAYA- Bupati Banggai Herwin Yatim bersama Wakil Bupati Mustar Labolo serta gubernur, bupati dan wali kota se Indonesia menggelar pertemuan membahas penanganan Covid-19 melalui saluran telekonferensi, Selasa (7/4/2020). Pertemuan dipandu langsung oleh Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian.

Dalam telekonferensi itu, turut menghadirkan sejumlah menteri. Mereka di antaranya, Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah serta Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang.

BACA JUGA:  Kapolsek Pimpin Bersih-bersih Jalanan Kota Luwuk Usai Banjir Kemarin 

Dalam kesempatan tersebut, Mendagri Titia karnavian memaparkan sejumlah kebutuhan alkes pemerintah daerah secara nasional, seperti alat pelindung diri (APD) bagi warga, barang pelindung komoditas masyarakat dan alat pelindung bagi petugas medis.

Mendagri juga menjelaskan sejumlah poin penting yang harus diperhatikan dalam penanganan Covid-19 yakni menjaga kesehatan publik dan menjaga stabilitas ekonomi. “Menjaga kesehatan publik sangat menentukan fase selanjutnya. Sebaliknya menjaga stabilitas ekonomi akan mengorbankan kesehatan publik. Karena itu strategi yang harus dilakukan adalah mengutamakan kesehatan publik serta menjaga stabilitas ekonomi tidak jatuh terlalu jauh,” tekan Mendagri Tito Karnavian.

BACA JUGA:  Kelulusan Siswa Kelas 12 Dari 24 SMK di Banggai Capai 99,35 Persen, 9 Tidak Lulus 

Ia menambahkan, pemerintah pusat tidak bisa bekerja sendiri, tapi perlu didukung dengan peran aktif pemerintah daerah. “Dalam mengatasi Covid-19 perlu ada kerja sama antara pusat dan daerah. Daerah harus berperan dalam rangka menjaga daerah masing-masing termasuk mencukupi ketersedian sarana kesehatan, membantu kesejahteraan masyarakat dan lain-lain. Dan yang paling penting lagi adalah kesiapan pangan,” ungkapnya.

BACA JUGA:  Momen Halalbihalal di Nambo, Bupati Banggai Bagikan Sertifikat Tanah

Sementara itu, Bupati Banggai Herwin Yatim mengungkapkan bahwa berbagai upaya dan langkah penyebaran dan pencegahan Covid terus dilakukan di antaranya dengan menyiapkan dana sebesar Rp30 miliar. Dan melakukan inovasi berupa pelayanan pasar mobile kepada masyarakat serta menjalankan setiap instruksi pemerintah pusat berkaitan dengan langkah-langkah pencegahan. NAL