Membludak! Kuota PPDB Ponpes Daarul Hikmah Luwuk Terbatas, Untuk Putri Tingkat MTs Resmi Ditutup 

BANGGAI RAYA- Pendaftar calon santri di Ponpes Daarul Hikmah Luwuk tahun pelajaran 2024/2025 membludak, khususnya pendaftar untuk santri akhwat atau putri di tingkat Madrasah Tsanawiyah (MTs).

Bahkan untuk penerimaan santri baru putri di MTs Daarul Hikmah Luwuk dinyatakan ditutup. Pasalnya, jumlah yang diterima telah melampaui target.

Ketua Panitia PPDB Ponpes Daarul Hikmah Luwuk, Ustadz Febriancu Nasulili S.Pd., kepada media ini, Rabu 29 Mei 2024, membenarkan hal tersebut.

“Iya khusus akhwat tingkat MTs sudah ditutup, kalau Ikhwan masih buka. Dan untuk MA, putri putri masih tersedia kuota santri baru,” kata Ustadz Ancu sapaan akrabnya.

BACA JUGA:  Rayakan Iduladha 1445 Hijriah, DSLNG Berbagi Kurban 17 Ekor Sapi

Tahun ini, Ponpes Daarul Hikmah Luwuk di bawah pimpinan KH. Muhammad Mu’adz Lc., M.Hi., menargetkan sedikitnya dapat menerima 200 santri baru.

Khusus akhwat tingkat MTs yang telah diterima Ponpes favorit di Kota Luwuk itu, telah menerima 73 orang dari target sebelumnya 65 orang.

BACA JUGA:  Meneropong Keadilan Islam dalam Kasus Vina, Sebelum 7 Hari: Sebuah Refleksi Hukum dan Moral

“Yang Ikhwan untuk MTs, kami telah menerima 51 orang, masih tersedia kuota 9 orang. Sementara yang Madrasah Aliyah, akhwat tinggal 11 kuotanya dan Ikhwan tinggal 11 kuota,” jelasnya.

Ditanya soal tahapan penerimaan peserta didik baru, Ustadz Ancu menguraikan bahwa dimulai dari perekrutan yakni pendaftaran online maupun offline dengan ukuran pengambilan Formulir pendaftaran.

“Insya Allah dalam waktu dekat panitia akan melaksanakan tes pada pekan pertama di bulan Juni mendatang,” tuturnya.

BACA JUGA:  Naik Turunnya Keuangan Syariah: Refleksi Ketidaksempurnaan

Ustadz Ancu berharap, semoga dengan animo masyarakat yang tinggi pada Pondok Pesantren Daarul Hikmah Luwuk bisa menjadi pemantik untuk terus meningkatkan pelayanan dan menambah sarana yang lebih baik.

“Kami tentunya sangat bersyukur dan berterima kasih, kepada masyarakat yang telah memilih Ponpes sebagai salah satu pesantren menjadi tujuan terakhir untuk pendidikan anak-anak mereka. 

Semoga ini menjadi pemantik kepada kami untuk terus meningkatkan kwalitas pelayanan dan menambah sarana yang lebih baik,” tandasnya. (*)

Pos terkait