Massa Aksi Minta Kades Tinakin Laut Diproses Hukum Terkait Dugaan Penyelewengan Dana Desa

BANGGAI RAYA – Puluhan orang masyarakat dari Desa Tinakin Laut Kecamatan Banggai kabupaten Banggai Laut pada Selasa (5/3/2024) mendatangi kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PMDP3A) dan kantor Bupati Balut. 

Massa yang di bawah komando Herno Tamrin itu meminta agar anggaran APDes desa Tinakin Laut tahun 2024 jangan dulu dicairkan dan meminta agar Kepala desa (Kades) Tinakin Laut secepatnya diproses atas dugaaan korupsi. 

Terkait proses pencairan dana APBDes 2024 untuk desa Tinakin Laut, Sekerraris Dinas PMDP3A Balut, Hj. Mini Lumuan yang didampingi oleh Asisten I Bagian Pemerintahan dan Kesra di hadapan pendemo mengatakan bahwa dana tersebut belum terjadi pencairan. 

“Sampai dengan hari ini untuk desa Tinakin Laut belum ada proses pencairan, dan untuk tuntutan yang lainnya itu ada pihak yang lebih berkompoten akan hal tersebut”, kata Sekdis di hadapan kantor PMDP3A Balut. 

Sementara itu Inspektur inspektorat 

Balut, Ramlan H. Sudding saat berdialog dengan massa pendemo di depan kantor Bupati Balut mengatakan bahwa permasalahan rekait tuntutan pendemo sudah ditindak lanjuti. 

“Perlu diketahui kami pemerintah itu tidak pernah membedakan siapapun dia, kami juga tidak tidur dan diam saja di dalam menyikapi sebuah permasalahan. Jadi intinya terkait permasalahan Kades Tinakin Laut berkasnya sudah dilimpahkan kekejaksaan, marilah kita bersabar menungu karna semua itu harus melalui proses tidak lansung jadi”, tegas Inspektur Ramlan H. Sudding. 

Sementara itu Kades Tinakin Laut, Doni Abuhadjim yang ditemui media ini pada Rabu (6/3/2024) mengatakan bahwa terkait tuntutan tersebut beliau serahkan semuanya kepada atasannya. 

“Tapi juga harus dipertimbangkan ada ratusan orang yang mengharapkan pencairan dana desa  apalagi memasuki bulan Ramadhan ini”, kata Kades Doni Abuhadjim. 

Sedangkan terkait adanya temuan inspektorat itu terkait temuan pekerjaan yang telah dikerjakan serta pajak dan perjalanan dinas. 

“Tapi perlu diketahui bahwa dana tersebut ada dua pengguna anggaran Pejabat Kades atas nama Harto Tamrin dari bulan Juli – Oktober 2017 dan saya sendiri. Hanya saya sudah beberapa kali melakukan pengembalian begitu ada temuan dari pihak Inspektorat”, kata Kades Doni yang baru beberapa bulan lalu di lantik Kades dua periode. 

Masih kata dia, untuk saat ini tiap malam didatangi masa pendukungnya untuk adakan demo tandingan. 

“Tapi saya menjawab jangan biarkan saja orang lain menghujat saya, kalau kita buat demo tandingan saya takuti keadaan bertetanga dan bermasyarakat kita tidak lagi kondusif”, kata Kades Doni Abuhadjim yang menang mutlak di Pilkades bulan Oktober 2023 yang lalu. Asw

Pos terkait