Mashuri H. Tahili, Dosen UMLB Raih Gelar Doktor Kedua di Universitas Negeri Makassar

  • Whatsapp
Mashuri H. Tahili

BANGGAI RAYA- Mashuri H. Tahili, seorang ilmuwan dan Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Muhammadiyah Luwuk Banggai (UMLB) ini berhasil meraih gelar doktor untuk yang kedua di Universitas Negeri Makassar dalam Bidang Ilmu Pendidikan.

Ini merupakan pencapaian yang langka dan unik dalam dunia akademik  memperoleh gelar Doktor yang kedua kalinya dalam jenjang pendidikan Program Doktor (S3) Program Pascasarjana.

Bacaan Lainnya

Mungkin saja dari perbandingan 100 ribu penduduk hanya dapat ditemukan satu orang yang memiliki dua gelar doktor. Dan pencapaian dua gelar doktor ini mampu diraih Dr. Dr. Mashuri H. Tahili., S.Pd., M.Pd, M.Si., seorang ilmuwan asal Pagimana. 

Pencapaian gelar tertinggi akademik ini tentu bukan suatu hal yang kebetulan tetapi semua ini merupakan takdir Allah SWT. Dibarengi dengan perjuangan yang melelahkan, keuletan, dan keyakinan yang kuat untuk menyelesaikan perkuliahan dan meraih gelar Doktor.

Pepatah “Sekali Layar Terkembang, Pantang Biduk Surut Ke Pantai” sebuah pepatah orang Bugis Makassar yang melambangkan keberanian, keuletan, dan kearifan layak disematkan kepada Dr. Dr. Mashuri H. Tahili, M.Pd, M.Si., yang merupakan anak ketiga dari pasangan Almarhum Harun Tahili dan Ibu Djami Lekeng.

Mashuri adalah seorang putra kelahiran Desa Pisou, Kecamatan Pagimana, Kabupaten Banggai sekaligus Ilmuwan yang baru saja menyelesaikan pendidikan Doktor Ilmu Pendidikan di Universitas Negeri Makassar pada 15 November 2021.

Ia telah berhasil mempertahankan Disertasinya melalui Ujian Promosi Doktor via Virtual dengan judul disertasi “Strategi Kolaboratif Pengembangan Pendidikan Dasar di Kabupaten Banggai”. Sebelumnya pada tahun 2018, telah menyelesaikan Program Doktor dalam Bidang Ilmu Administrasi Publik di Universitas Hasanuddin dengan biaya sendiri.

Sambil menyelesaikan Studi S3 di Universitas Hasanuddin, Ia mencoba untuk mengikuti Program Doktor Ilmu Pendidikan pada tahun 2017 melalui dukungan dana Beasiswa BPPDN Kemenristek Dikti, dan saat ini telah menyelesaikan pendidikan program Doktornya tepat waktu selama 7 semester dengan predikat sangat memuaskan.

Dalam Sidang Virtual dipimpin oleh Direktur Program Pascasarjana Universitas Negeri Makassar yang diwakili oleh Wakil Direktur Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Candidate Profesor Dr. Sulaiman Samad, M.Si, bersama Promotor Prof. Dr. Ismail Tolla, M.Pd, dan Kopromotor Dr. Abdul Saman, M.Si. Kons.

Dalam disertasinya yang menggunakan pendekatan kualitatif, Dr. Dr. Mashuri H. Tahili, M.Pd, M.Si  menyimpulkan bahwa secara empiris terbukti untuk pengembangan pendidikan dasar memerlukan strategi kolaboratif untuk mencapai perbaikan mutu (quality improvement), penjaminan mutu (quality assurance), dan pelayanan pendidikan dasar yang berkualitas (basic education service quality). Fokus penelitian ini adalah strategi kebijakan pengembangan pendidikan dasar.

Dimensi penelitian terdiri dari empat komponen dasar yaitu strategi kolaboratif perencanaan pengembangan sekolah, strategi kolaboratif pembelajaran di Sekolah, Strategi Kolaboratif Pengembangan Inovasi dan Budaya Sekolah, dan Strategi kolaboratif Pengembangan kapasitas pelayanan pendidikan dasar berbasis pada Standar Pelayanan Minimal Pendidikan.

Yang menarik juga karena dalam Disertasi ini dapat dikategorikan penelitian yang rumit karena penelitian disertasi ini menganalisis, mengidentifikasi, dan menjelaskan faktor-faktor determinan penerapan strategi kolaboratif pengembangan pendidikan dasar.

Rekomendasi dalam penelitian ini, Dr. Dr. Mashuri H. Tahili, S.Pd, M.Pd, M.Si., menuturkan, sebagai upaya mencapai perbaikan mutu, penjaminan mutu, dan optimalisasi pelayanan pendidikan dasar, maka penting untuk menerapkan pendekatan strategi kolaboratif (strategi collaboration approach) untuk menyelesaikan bersama-sama kompleksitas masalah dalam dunia pendidikan dasar dan peningkatan kualitas pendidikan pada level pemerintah daerah.

Seluruh stakeholder pendidikan bersama-sama membangun kolaborasi yang solid dalam menyelesaikan masalah pendidikan dasar, mendesain strategi perencanaan pengembangan sekolah, menciptakan strategi pembelajaran kolaboratif terpusat pada siswa (student centre collaborative learning/SCCL).

Pengembangan kapasitas literasi teknologi (literacy innovation and technology), dan menjadikan sekolah sebagai rumah digital (home digital) bagi siswa sehingga mereka belajar lebih nyaman di sekolah.

Kemudian, pengembangan komunikasi dan koordinasi yang harmonis dengan seluruh aktor pendidikan melalui model penthahelix dan Pilantropi yang diintrodusir dari model perguruan tinggi untuk diujicobakan dan diterapkan dalam pengembangan kapasitas layanan pendidikan dasar yang bermutu.

Pada akhir pemaparan Disertasi, Dr. Dr. Mashuri H. Tahili, M.Pd, M.Si menyampaikan terima kasih kepada Rektor dan seluruh civitas akademika Universitas Negeri Makassar yang telah memberikan kesempatan untuk mengikuti pendidikan program Pascasarjana.

Ucapan terimakasih juga disampaikan kepada Rektor UMLB, Sutrisno K Djawa SE., MM., bersama jajarannya dan keluarga tercinta yang telah memberikan dukungan dalam pencapaian gelar akademik Doktor yang kedua dalam Bidang Ilmu Pendidikan di Universitas Negeri Makassar.

Dikonfirmasi Banggai Raya, Rektor UMLB, Sutrisno K Djawa menyampaikan rasa syukur atas capaian dosennya yang berhasil meraih gelar doktor kedua.

“Sebagai Rektor, tentunya saya bersyukur ada gizi baru terkait sumber daya manusia dosen di UMLB,” ungkap Rektor Sutrisno K Djawa.

Sementara itu, Dekan FISIP UMLB, Kisma Karinda dalam sambutannya di acara disertasi mewakili pimpinan kampus hijau menyampaikan selamat dan apresiasi kepada Mashuri Tahili atas gelar doktornya yang kedua.

“Dan ucapan terima kasih secara kelembagaan kepada Pasca Sarjana UNM yang selama ini telah menjadi bagian pentiang dari kesuksesan Pak Dr Mashuri. Kami berharap, kedepan agar Pak Doktor dapat mengaplikasikan apa yang beliua dapat untuk institusi (UMLB) tercinta,” harapnya. (*)

Penulis: Jajad

Pos terkait