Manajemen PT PAU Bandel, Hasil Swab 204 Karyawan Belum Dilaporkan

BANGGAI RAYA– Manajemen PT Panca Amara Utama (PAU) belum juga melaporkan hasil swab 205 karyawannya yang dilakukan pada 26 Juli dan 6 Agustus 2020 kepada Gugus Tugas Kabupaten Banggai. Hal itu sebagaimana terungkap dalam rapat dengar pendapat (RDP) Komisi I, DPRD Banggai, di ruang rapat DPRD Banggai, Rabu (12/8/2020).

Dalam rapat yang dipimpin Ketua Komisi I, DPRD Banggai, Masnawati Muhammad itu, PT PAU dicecar dengan tudingan bandel dan hanya meresahkan warga, karena tidak kunjung melaporkan hasil swab 205 karyawannya tersebut.

Di kesempatan itu, Ketua Komisi I, DPRD Banggai, Masnawati Muhammad menegaskan, agar pihak perusahaan segera melaporkan hasil swab 205 karyawannya tersebut. “Hasil swab 205 karyawan hingga kini belum juga dilaporkan. Tolong jangan disembunyikan hal-hal seperti itu. Harus terbuka. Tujuan kita untuk sama-sama mengantisipasi penularan covid-19. Tapi saya lihat PT PAU ini kebal (tidak patuh),” tegas Masnawati.

Bahkan, diam-diam PT PAU juga mengaktifkan kembali tenaga kerja lokal. “Katanya untuk sementara di-lockdown, nyatanya masih mengajak tenaga kerja lokal bekerja dengan cara sembunyi-sembunyi,” ujar politisi Partai Gerindra itu.

Tidak hanya itu cecar Masnawati, PT PAU tidak berkoordinasi dengan Dinas Ketenagakerjaan ketika mendatangkan tenaga kerja dari luar daerah. “Beberapa waktu lalu, PT PAU mendatangkan tenaga kerja dari laur daerah, tanpa melaporkan ke Dinasnakertrans. Informasi ini kami dapatkan dari pihak bandara,” ungkap Masnawati.

Olehnya itu, diharapkan PT PAU segera melaporkan hasil swab 205 karyawan tersebut. “Supaya cepat dilakukan antisipasi oleh gugus tugas. Yang meninggal semalam saja sudah ada hasilnya, baru kenapa yang 204 orang belum ada. Tolong jangan ditutup-tutupi,” tekan Masnawati.

Hal serupa juga disampaikan Juru Bicara Gugus Tugas Covdi-19 Banggai, Nurmasita Datu Adam. Ia mengaku, sampai saat ini, PT PAU belum juga melaporkan hasil swab ratusan karyawannya. “Sejauh ini, kami sudah mengirim surat ke PT PAU terkait dengan hasil swab tersebut. Seharusnya, proses pemeriksaan itu hanya 5 hari sudah ada hasilnya. Tetapi sampai saat ini, hasilnya itu belum disampaikan ke kami. Yang mereka sampaikan itu baru hasil swab satu karyawan yang meninggal semalam, kalau yang lainnya (204) belum mereka sampaikan. Ini terkesan disembunyikan hasil swabnya,” terang Masita.

Di kesempatan itu pula, Eksternal Departement Security PT PAU, Romlek Sigi mengatakan, pihaknya siap berkoordinasi dengan pimpinan untuk segera menyampaikan hasil swab 205 karyawan tersebut selama 2 x 24 jam sebagaimana kesepakatan dalam rapat tersebut.

Diketahui, rapat yang juga dihadiri PT DS-LNG, PT Pertamina EP dan JOB itu melahirkan tiga poin kesimpulan. Pertama, Gugus Tugas Covid-19 Banggai harus tegas melaksanakan prosedur penanganan covid-19. Gugus Tugas melalui kewenangannya untuk segera memperoleh laporan dari PT PAU atas hasil pemeriksaan 205 karyawan tersebut dengan waktu 2×24 jam. Dan yang terakhir, komitmen Pemda bersama perusahaan untuk menjalankan apa yang menjadi hasil pembicaraan dalam rapat tersebut. URY

281 Pengunjung membaca berita ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!