Lomba Anyam Atap dan Engrang Meriahkan Pagelaran Seni Budaya Andio Banggai

BANGGAI RAYA-Pagelaran Seni dan Budaya Andio tahun 2023 sejak 28-31 Desember ini terbilang meriah.

Berbagai lomba tradisional digelar dan menarik perhatian warga. Lomba tradisional yang digelar antara lain lomba menganyam atap atau dalam bahasa Andio disebut memaur atop, ada juga engrang atau patengkang dan lomba cukur kelapa atau mongkolis niu.

BACA JUGA:  Rayakan IdulAdha, Pekerja JOB Tomori dan Mitra Kerja Salurkan 29 Ekor Hewan Qurban

Lomba tradisional itu cukup menghibur. Seperti lomba momaur atop, pesertanya justru kebanyakan ibu-ibu. Dengan terampilnya, mereka merajut lembar demi lembar daun sagu dan kemudian dijahit dengan rotan, hingga jadilah lembaran atap siap pakai. Keterampilan menganyam atap ini sudah mulai pudar, seiring munculnya atap buatan pabrik seperti seng dan multiroof. Karenanya, kegiatan membuat atap tradisional seperti itu diupayakan untuk dilestarikan melalui kegiatan pagelaran seni dan budaya Andio.

BACA JUGA:  Idul Adha 1445 H, Masjid An Nuur Luwuk Sembelih 11 Ekor Sapi Kurban
BACA JUGA:  Idul Adha 1445 H, Masjid An Nuur Luwuk Sembelih 11 Ekor Sapi Kurban

Ada juga olahraga tradisional seperti engrang atau pateengkang yang diminati berbagai kalangan.

Untuk bidang seni, panitia menggelar pidato bahasa Andio, bercerita dalam bahasa Andio hingga peragaan busana lokal, di samping tarian dan lagu Andio. DAR