Lapas Luwuk Berkontribusi Membangun Daerah

  • Whatsapp
: Bupati Banggai, H. Amirudin Tamoreka saat memberikan sambutan sekaligus membuka Pelatihan Kewirausahaan di Lapas Kelas IIB Luwuk. FOTO RUM LENGKAS

BANGGAI RAYA- Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Luwuk melaksanakan Pelatihan Kewirausahaan Berupa Pembuatan Pempek Palembang, Tekwan dan Bakso Ikan. Pelatihan gratis ini ikuti oleh keluarga narapidana dan warga Luwuk.

Kegiatan dibuka Bupati Banggai, H. Amirudin Tamoreka, di Aula Lapas Luwuk, Senin (13/6/2022).

Bacaan Lainnya

Pelatihan kewirausahaan oleh Lapas Luwuk bekerjasama dengan Bank Syariah Indonesia (BSI) Cabang Luwuk.

Kegiatan tersebut, juga dihadiri Kajari Banggai, Pimpinan Bank BSI Luwuk, Staf Khusus Bupati Banggai, Kepala KPN Luwuk, Kepala Bea dan Cukai Luwuk, Kepala Karantina Ikan Luwuk, Sekdis Koperasi dan UKM, Kabag Prokopim, Perwakilan Hotel Swisbell dan para peserta pelatihan.

Dalam sambutannya, Bupati Banggai, H. Amirudin Tamoreka memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Kalapas Luwuk, Yugo Indra Wicaksi yang telah berkontribusi untuk bagaimana memajukan daerah Kabupaten Banggai dengan berusaha dan berinovasi secara mandiri, bukan hanya di dalam Lapas, tetapi juga di luar Lapas pun ikut dipikirkan.

“Ini sangatlah luar biasa. Olehnya itu tidak henti-hentinya saya mengucapkan terima kasih kepada bapak Kalapas Luwuk yang sangat ikut memikirkan dan berkontribusi bagaimana kegiatan ini bisa terlaksana.  Ini adalah merupakan kemajuan yang sangatlah luar biasa buat masyarakat Kabupaten Banggai,” kata Bupati Amirudin.

Pelatihan pembuatan Pempek ini kata dia, adalah merupakan salah satu makanan khas Sumatera Selatan dan ini sangatlah memberikan tambahan pendapatan.

“Oleh dan sebab itu, kegiatan ini mari kita sambut baik, karena saya berharap suatu saat nanti, bahan baku pembuatan kuenya dari Kabupaten Banggai, karena pembuatan Pempek ini binaan dari Lembaga Pemasyarakatan, jauh lebih baik dari pada Sumatera Selatan, karena ikannya jauh lebih baik, enak dan segar dari pada di Sumatera Selatan,” ujarnya.  

“Akan tetapi kita tetap berharap ketika bapak dan Ibu, teman, keluarga dan saudara kita keluar atau bebas dari Lapas ini, bisa membuat usaha-usaha yang lebih baik dan maju kedepan dan mudah-mudahan dengan kegiatan ini bapak/Ibu bisa membuat Pempek hari ini, kedepan lebih baik dan lebih maju,” tambahnya.

Kalapas Kelas IIB Luwuk, Yugo Indra Wikcaksi menjelaskan kegiatan bagi keluarga narapidana, agar bisa berusaha untuk keluarganya. Walaupun suaminya berada di dalam Lapas, tapi anak dan istrinya bisa mencari penghasilan. Kegiatan ini juga terbuka untuk masyarakat umum.

“Bisa untuk usaha kecil, dalam rangka giat meningkatkan perekonomian usaha kecil menengah masyarakat Luwuk Banggai dan keluarga narapidana, sehingga Lapas Luwuk membuat pelatihan kewirausahaaan untuk keluarga narapidana,” ungkap Yugo Indra Wikcaksi.

Acara dilanjutkan dengan penyerahan piagam penghargaan oleh Kepala KPPN Cabang Luwuk kepada Kalapas Kelas IIB Luwuk sebagai terbaik ketiga indikator kinerja pelaksanaan anggaran triwulan 1 tahun 2022 kategori pagu besar.

Kegiatan ditutup dengan demo masak oleh Dharma Wanita Lapas Luwuk di hadapan tamu undangan dan peserta pelatihan kewirausahaan. RUM

Pos terkait