Lagi, Banjir Terjang Mamosalato Morowali Utara

  • Whatsapp

BANGGAI RAYA– Hujan yang terus mengguyur sejumlah wilayah di Kabupaten Morowali Utara hingga saat ini, mengakibatkan sejumlah kecamatan seperti Kecamatan Mamosalato diterjang banjir, Jumat  (26/6/2020).

Banjir di Kecamatan Mamosalato yang melanda sejumlah desa seperti Desa Tanasumpu, dan Tananagaya ini merupakan keenam kalinya terjadi dalam sebulan. Dan kali ini banjir yang melanda Desa Tanasumpu dan Tanagaya terbilang cukup parah dari banjir sebelumnya.

Camat Mamosalato, Howard A Lario yang dikonfirmasi Banggai Raya, Jumat (26/6/2020) via telepon mengatakan, ketinggian banjir khusus di ibu kota kecamatan yakni Desa Tanasumpu diperkirakan 50-70 Cm. Akibatnya ratusan rumah, fasilitas umum dan sawah masyarakat terendam banjir.

“Terparah itu Tanasumpu dan Tananagaya. Ketinggian air mencapai 50-70 Cm. Rumah yang terendam di Dusun 4 dan 5 semua terdampak, kemudian kantor Polsek, SDN 1 Tanasumpu, Pasar dan sejumlah fasilitas umum lainnya. Jalan poros juga ikut terendam,” ungkap Camat Howard A Lario.

Banjir yang terjadi keenam kalinya dalam sebulan ini sebut Howar, terjadi sekitar Pukul 03.00 dini hari. “Sekarang banjirnya sudah mulai turun, tapi hujan masih lebat. Masih waspada, semoga hujannya segera redah,” katanya.

Terkait banjir yang terjadi khusus di Desa Tanasumpu, akibat air sungai meluap ditambah lagi jebolanya tanggul sungai. Sehingga Desa Tanasumpu menjadi salah satu desa yang sangat rawan diterjang banjir.

“Tanggulnya jebol, kami  harap ada langhah konkrit yang dilakukan Pemda Morut untuk mengatasi banjir ini. Jangan sampai hanya sebatas sampai  di bantuan mie instan saja,” harap warga.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Banggai Raya, selain dua desa tersebut, tiga desa lainnya juga ikut terendam banjir. Yakni Desa Grimulya, Momo dan Desa Pandauke. Secara keseluruhan ada lima desa di Kecamatan Mamosalato yang terendam banjir. JAD

Pos terkait