Lagi, 1 Karyawan PT PAU Meninggal

BANGGAI RAYA– PT Panca Amara Utama (PAU) kini menjadi topik hangat di kalangan masyarakat Kabupaten Banggai. Sebab, sejumlah karyawan di perusahaan tersebut, berdasarkan hasil swab, telah dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19. Bahkan, satu orang meninggal dunia.

Selasa (11/8/2020) lalu, dikabarkan bahwa satu orang karyawan di perusahaan tersebut meninggal dunia lagi. Penyebab meninggalnya satu orang karyawan di perusahaan terebut, dikabarkan akibat penyakit TBC.

Informasi meninggalnya satu orang karyawan di perusahaan terebut, sebagaimana terungkap dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi I, DPRD Banggai, di ruang rapat DPRD Banggai, Rabu (12/8/2020).

Rapat yang dipimpin Ketua Komisi I, DPRD Banggai, Masnawati Muhammad itu, terungkap bahwa satu orang karyawan PT PAU meninggal dunia akibat penyakit TBC. Karyawan tersebut merupakan salah satu dari 205 karyawan PT PAU yang dilakukan swab covid-19 yang hingga kini hasilnya belum diketahui.

Meski demikian, satu orang karyawan tersebut telah dinyatakan negatif covid-19.

Hal itu pun dibenarkan Eksternal Departement Security PT PAU, Romlek Sigi dalam rapat yang menghadirkan pihak PT DS-LNG, PT Pertamina EP dan JOB, Gugus Tugas Kabupaten Banggai, Dinas Kesehatan Banggai, Dinas Ketenagakerjaan, Camat Kintom dan Batui serta para pemuda Kintom.

“Memang benar ada karyawan yang meninggal semalam (Selasa malam). Dia meninggal karena ada penyakit bawaan yang diderita, yaitu penyakit TBC. Dan dia telah dilakukan rapid tes sebanyak dua kali, dan hasilnya negatif. Hari ini dia akan diberangkatkan ke Bandung,” ujar Romlek.

Sementara itu, Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Banggai, Nurmasita Datu Adam juga membenarkan hal tersebut. Nurmasita mengatakan, satu karyawan PT PAU itu meninggal pada Selasa (11/8/2020) malam.

“Pasien ini berdasarkan swab yang dilakukan pada 26 Juli dan 6 Agustus, hasilnya negatif,” tutur Nurmasita. URY

774 Pengunjung membaca berita ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!