Kondisi Pelabuhan Rakyat Luwuk Sangat Amburadul

BANGGAI RAYA- Tahun 2023 ini, belum ada tanda-tanda dari Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Banggai untuk melakukan perbaikan terhadap Pelabuhan Rakyat (Pelra) Luwuk. Pelabuhan yang menjadi salah satu Ikon masyarakat Kota Luwuk terlihat amburadul.

Apalagi di musim penghujan seperti saat ini, terlihat dimana-mana, air hujan yang tergenang di lokasi pelabuhan, ditambah dengan sampah yang berserakan. Seperti amatan Banggai Raya, Selasa (30/5/2023).

Salah seorang Akademisi Universitas Tompotika (Untika) Luwuk, Ir. Ridwan R. Amin, MT mengatakan, berbicara masalah fasilitas pelabuhan rakyat, kondisinya hingga saat ini sungguh sangat jauh dari kelayakan. Ketersediaan kapasitas prasarana pelabuhannya sangat tidak layak dan memprihatinkan.

BACA JUGA:  Momen Halalbihalal di Nambo, Bupati Banggai Bagikan Sertifikat Tanah

Bupati Banggai, H. Amirudin Tamoreka sebut dia, ketika berkunjung ke Kabupaten Banggai Laut dalam rangka silaturrahim dengan Bupati Banggai Laut terpilih, Sofyan Kaepa, sudah mendapat penyampaian Bupati Balut itu. Menurut bupati, bahwa Pelabuhan Rakyat Luwuk kondisinya sangat memprihatinkan mulai dari ruang tunggu, area parkir, sampai dermaga kurang layak untuk pelabuhan yang melayani penyeberangan antar pulau (daerah).

BACA JUGA:  Diguyur Hujan Sehari Penuh, Pusat Kota Luwuk Banjir Sampah dan Lumpur

“Memang kondisi Pelabuhan Rakyat Luwuk sangat amburadul. Pak Bupati Banggai sudah janjikan untuk diperbaiki, tapi sampai hari ini tidak ada realisasinya untuk perbaikan dan peningkatan infrastruktur pelabuhan,” kata Ridwan R. Amin kepada Banggai Raya.

Sebenarnya sambung Dosen Fakultas Teknik Sipil Untika Luwuk ini, sudah banyak mahasiswa Untika Fakultas Teknik Sipil yang meneliti dan mengangkat penelitian tersebut, hanya Pemda Banggai belum tertarik.

BACA JUGA:  Kelulusan Siswa Kelas 12 Dari 24 SMK di Banggai Capai 99,35 Persen, 9 Tidak Lulus 

Padahal kata dia, dari sisi potensi PAD untuk bidang transportasi laut, khususnya Pelabuhan Rakyat Luwuk sangat besar, kalau para pimpinan daerah dan kepala dinas perhubungan mengetahui ilmunya.

“Menurut pak bupati bahwa program/kegiatan pengembangan Pelabuhan Rakyat Luwuk masuk dalam visi dan misinya,sehingga target bupati dalam rentang waktu 1-2 tahun kedepan bisa terealisasi,” kata Ridwan R. Amin menambahkan. RUM 

Pos terkait