Kisruh Proyek Pengadaan Sapi, Pemenang Lelang Malah Tak Paham Syarat Dukungan Teknis

  • Whatsapp
ILUSTRASI ternak sapi

BANGGAI RAYA- Proyek pengadaan sapi oleh Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Kabupaten Banggai, merupakan salah satu proyek terbesar di tahun 2021 ini. Proyek dengan anggaran Rp7,3 miliar tersebut, belakangan menjadi perbincangan hangat berbagai kalangan. Pasalnya, indikasi penyimpangan terjadi saat proses lelang dan penetapan pemenang di UKPBJ atau ULP Kabupaten Banggai menjadi keluhan.

Sejumlah penyedia jasa yang ikut dalam proses lelang mengeluhkan indikasi penyimpangan tersebut, mulai dari tindakan post bidding pada saat evaluasi dokumen penawaran, sampai pada penetapan pemenang lelang yakni CV. Lembu Mandiri yang dimenangkan dengan selisih penawaran hanya belasan juta dari pagu proyek sebesar Rp7,3 miliar.

Bacaan Lainnya

Hal menarik lainnya adalah pemilik CV Lembu Mandiri, Masriannya sebagai kontraktor pemenang lelang sepertinya tidak mengetahui tiga supplier sebagai syarat dukungan teknis dalam proyek pengadaan sapi tersebut. “Saya tanya admin saya dulu,” katanya saat ditemui wartawan di kediamannya di Desa Salodik, Senin (4/10/2021).

Ia menjelaskan bahwa kegiatan sementara berjalan. Hanya saja untuk spesifikasi, Masrianya juga tidak mau berkomemtar. Ia hanya menjelaskan bahwa yang menentukan spesifikasi adalah dinas dalam hal ini Disnakeswan. “Untuk spesifikasi itu ada di dinas,” ujarnya.

Ditanya soal proses lelang, Masrianya mengatakan hal tersebut merupakan kewenangan ULP. Pastinya kata dia, seluruh syarat terknis terpenuhi. “Alhamdulilah untuk syarat lengkap, termasuk IMB. Proses lelang kewenangan ada di ULP,” terangnya.

Untuk pengadaaan sapi itu sendiri, dirinya mengungkapkan bahwa seluruh sapi yang diadakan berasal dari luar Kabupaten Banggai. “Sapinya dari luar, tidak boleh dari sini,” jelasnya.

Belakangan berkembang informasi bahwa perusahaan milik Masrianya yakni CV. Lembu Mandiri dipakai pihak lain dalam proyek pengadaan sapi tersebut. Namun hal itu dibantah dengan tegas. “Tidak pak,” jawabnya singkat. (*)

Penulis: Zainuddin Lasita

Pos terkait