Kerja Satgas TMMD untuk Kemajuan Desa

BANGGAI RAYA- Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-107 tahun 2020, LB Letkol Fanny Pantouw sangat bangga kepada personil Satgas yang telah ikut memberikan sumbangsihnya kepada masyarakat di dua desa yakni Desa Samalore, Kecamatan Toili dan Desa Argakencana, Kecamatan Moilong.

“Saya sangat bangga kepada Satgas TMMD yang selama ini ikut memberikan sumbangan tenaganya demi kemajuan desa ini. Kami yakin tanpa adanya kalian yang dengan ikhlas ini tentu pengerjaan tidak akan sebagus ini,” kata Dandim 1308 Luwuk Banggai, Letkol Fanny Pantouw saat meninjau lokasi sasaran TMMD.

BACA JUGA:  Membludak! Kuota PPDB Ponpes Daarul Hikmah Luwuk Terbatas, Untuk Putri Tingkat MTs Resmi Ditutup 

Melihat hasil kerja bersama masyarakat selama ini kata Dandim, hasilnya sangat memuaskan. “Saya sebagai Dansatgas tentu sangat gembira sekali. Namun, saya juga berharap, dengan selesainya pengerjaan ini, semua saya minta untuk dirawat dengan baik dan digunakan dengan sebaik-baiknya agar pekerjaan kami tidak sia-sia sehingga bermanfaat bagi warga,” pesannya.

Sementara itu Komandan Satuan Setingkat Kompi (Dan SSK) Kapten Inf Herman B. menyampaikan, sumbangsih parjurtit TNI ini untuk lebih mendekatkan hubungan TNI bersama masyarakat.

BACA JUGA:  Bungawari Puas Kualitas Layanan JKN Terus Meningkat 

“Kewajiban kami sebagai TNI adalah untuk bersama-sama dengan warga dalam ikut serta memupuk rasa jiwa persatuan dan kesatuan, karena jiwa tersebut ada di diri kami dan juga warga. Kami sadar, bahwa rakyat adalah nafas bagi kami para TNI. Tanpa adanya rakyat TNI tentu tidak akan kuat seperti sekarang ini,” ujarnya

Kepala Desa Argakencana, Paidi mengaku dengan adanya kegiatan TMMD di desanya warga khususnya petani tidak lagi kesulitan dalam menjangkau perkebunan mereka. Tentu hal ini membuat warga desa merasa senang dan bahagia.

BACA JUGA:  Selamat! Incumbent Sutrisno K Djawa Raih 100 Persen Suara di Pilrek Unismuh Luwuk 

“Warga tidak susah-susah lagi dalam mengangkut hasil panennya karena jalannya sudah tertata rapi dan jika turun hujan tidak ada air yang menggenangi badan jalan. Kendaraan bermotor, baik roda dua maupun roda empat tidak lagi terasa susah melewati jalan tersebut. Mereka sangat nyaman dan bergembira dengan dikeraskannya jalan usaha tani yang selama ini mereka impikan,” ungkapnya. JAD/*