Kenali Fakta Infeksi Virus Corona

  • Whatsapp
DR. Samsu Adi Rahman.

BANGGAI RAYA- Virus corona merupakan mikro organisme patogen yang menginfeksi sel organisme biologis. Dalam sel inang, virus bersifat parasit obligat dan di luar inangnya menjadi tak berdaya sampai menyebabkan kematian. Jadi, virus untuk bertahan hidup membutuhkan sel inang.
Dosen Bidang Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Luwuk, Dr. Samsu Adi Rahman mengatakan, beberapa hari ini publik dikagetkan dengan adanya orang yang terinfeksi virus corona. Wabah virus corona awalnya ditemukan dan menginfeksi di Wuhan, China, kemudian menyebar ke beberapa negara termasuk Indonesia.
Virus ini menular dan menyebar lewat infeksi manusia maupun hewan. “Kita harus mengenali dulu gejala Infeksi virus corona, hari pertama gejalanya bersin dan beringus dari hidung, hari ke 2-7 gejala demam dan batuk, hari ke 8-14 gejalanya badan lemas. Hari ke 15 harus sembuh, hari ke 16-47 sembuh 98 persen dan hari ke 48 sembuh total,” kata Dr. Samsu Adi Rahman kepada Banggai Raya, Kamis (5/3/2020).
Alumni Program Doktor, Institut Pertanian Bogor (IPB) ini menjelaskan, fakta menarik dari virus ini, berdasarkan kajian ilmiah menunjukkan bahwa pada umumnya virus saat paparan (infeksi) pertama akan direspon oleh immun non spesifik, sehingga menyebabkan bersin dan beringus pada hidung akibat adanya perlawanan sistem immun (kekebalan tubuh).
Hari kedua sampai hari ke tujuh kata dia, tubuh menunjukkan kondisi badan demam yang disertai batuk, dan gejala ini terjadi sampai hari ketujuh. Selanjutnya, hari kedelapan badan mulai lemas, hasil positif dari sistem immun akan terlihat pada hari ke-15 pasien mulai sembuh. Hari ke-16 sebanyak 98 persen pasien bertahan hidup dan 9 persen pasien sembuh total pada hari ke-48.
Ia mengatakan, saat terjadi paparan selanjutnya oleh virus corona, yaitu diatas hari ke-15, sistem immun manusia akan bekerja lebih spesifik, karena sudah mengenal virus corona.
Menurut dia, upaya yang dilakukan untuk mengatasi jenis virus ini adalah dengan meningkatkan sistem immun baik melalui makanan yang memiliki kandungan nutrien lengkap, istirahat yang cukup, termasuk mengurangi beban pikiran, dan olah raga yang cukup, serta menerapkan hidup bersih dengan rajin mencuci tangan seperti menggunakan desinfektan, sabun, dan lain sebagainya.
“Karena virus akan mati dan bahkan mengakibatkan dinding sel bakteri hancur. Pesan yang paling
penting adalah jangan terjebak dengan berita hoax yang akan mengganggu sistem immun kita, di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang sehat. Atau sebaliknya di dalam jiwa yang sehat terdapat tubuh yang sehat, efek positifnya sistem immun akan kuat,” tambahnya. RUM

Pos terkait