Kasus Terus Bertambah, Banggai Zona Merah

BANGGAI RAYA- Tren kasus positif virus corona di Kabupaten Banggai terbilang cukup tinggi dan mengkhawatirkan. Betapa tidak, sampai saat ini kasus positif corona di daerah ini sudah menembus 86 kasus.

Berdasarkan laporan Jubir Penanganan Covid-19 Kabupaten Banggai, Nurmasita Datu Adam, Selasa (20/10/2020) mencatat 1 kasus baru. Sehingga total secara keseluruhan sebanyak 86 orang yang terpapar covid.

Rinciannya, yakni 1 kasus baru saat ini menjalani isolasi mandiri, 47 lama juga masih isolasi mandiri, 36 orang dinyatakan sembuh dan 2 meninggal dunia.

Untuk kasus baru berasal dari Kecamatan Kintom. Sedangkan 47 kasus lama terdiri dari 22 berasal dari Kecamatan Luwuk, 16 dari Kecamatan Luwuk Selatan, 5 Luwuk Utara, 1 Kecamatan Masama, 2 Kecamatan Batui dan 1 dari Kecamatan Nambo.

Tingginya kasus positif covid-19 beberapa hari terakhir ini, membuat Kabupaten Banggai menjadi salah satu daerah dengan zona risiko tinggi atau zona merah yang sebelumnya zona oranye. “Iya, sekarang Kabupaten Banggai sudah zona merah, itu sejak ketambahan 16 kasus baru pada tanggal 16 lalu,” ujar Jubir Nurmasita Datu Adam, belum lama ini.

Terkait pasien covid-19 yang berjumlah 48 orang, saat ini kata Nurmasita, menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing dengan pantauan Puskesmas setempat. “Kami masih menyiapkan tempat isolasi, dalam waktu dekat kami akan memindahkan pasien positif Covid di tempat yang disediakan pemerintah,” jelasnya.

Belum lama ini, Nurmasita mengaku telah mendatangi sejumlah hotel dan losmen yang ada di Kota Luwuk untuk meminta kesediaannya sebagai tempat isolasi pasien Covid-19. Namun upaya itu tidak berhasil, tidak ada satu pun hotel dan losmen yang bersedia. “Jadi kemungkinan BKPSDM akan dibuka kembali. Untuk saat ini, sementara diisolasi di rumah dengan pemantauan Puskesmas,” tuturnya.

150 SAMPEL SWAB

Jumlah kasus positif virus corona di Kabupaten Banggai kemungkinan masih akan terus bertambah. Mengingat masih adanya 150-an sampel swab yang hasilnya belum keluar.

“Sampel minggu lalu sekitar 70-an masih menunggu hasilnya. Semoga minggu ini sudah keluar hasilnya. Kemudian yang 80-an itu yang dikirim kemarin (Senin, Red),” terang Nurmasita.

Adapun rincian 150 sampel swab itu terdiri dari, 70 adalah swab tindaklanjut dari rapid tes massal yang terdiri dari OPD, perpajakan dan juga perbankan. Dan 80 sampel swab yang baru dikirim adalah sampel swab tenaga kesehatan RSUD Luwuk. JAD

101 Pengunjung membaca berita ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!