Kampanye di Luwuk Timur, AT Disambut Hangat Warga

BANGGAI RAYA – Calon bupati Banggai, H Amirudin Tamoreka (AT) didampingi Ketua Tim Koalisi Partai Pemenangan, Batia Sisilia Hadjar dan dihadiri fungsinaris Partai Golkar Banggai, Samsulbahri Mang menggelar kampanye atau tatap muka bersama warga di Kecamatan Luwuk Timur, Senin (19/10/2020).

Kedatangan calon bupati Banggai, Haji Amir bersama tim koalisi partai pemenangan tersebut, mendapat sambutan hangat dari masyarakat di wilayah tersebut.

Di kesempatannya, Haji Amir mengatakan, saat ini dirinya bersama tim koalisi pemenangan telah mengunjungi hampir 200 lebih desa dan kelurahan yang ada di Kabupaten Banggai.

Haji Amir menjelaskan, tujuan kunjungannya di sejumlah desa tersebut, selain dalam rangka kampanye politik, juga bertujuan agar mengetahui lebih dekat apa yang menjadi keluhan rakyat selama ini.

“Kurang lebih 200 desa yang telah kami kunjungi, dan akan terus kami lakukan ke sejumlah desa yang ada di Kabupaten Banggai. Tujuannya, untuk mendengar dan melihat langsung keluhan masyarakat yang ada di setiap desa,” kata Haji Amir.

Dari hasil kunjungan tesebut, Haji Amir telah menemui sejumlah persoalan. Terutama persoalan pendidik yang masih mahal, kesehatan yang mahal, jalan tani yang masih rusak, petani kekurangan pupuk dan masih banyak lagi persoalan yang disampaikan masyarakat Banggai selama melakukan kunjungan. “Hampir semua sama masalah yang dikeluhkan masyarakat,” ujar Haji Amir.

Menyikapi keluhatan masyarakat tersebut, Haji Amir telah mencatat semua keluhan masyarakat untuk diperbaiki ke dapan saat dirinya terpilih menjabat sebagai bupati Banggai. “Sejumlah persoalan yang menjadi keluhan masyarakat akan kami tampung dan kami akan jawab setelah kami dipercayakan memimpin Banggai. Saat ini telah ada program yang masuk dalam visi misi kami yang dapat menjawab sejumlah keluhan rakyat Banggai. Seperti sekolah gratis, pupuk gratis, kesahatan gratis, dan masih banyak lagi program kami yang tercantum dalam program visi misi kami,” jelasnya.

Selain sekolah gratis, ada juga program Bumdes (Badan Usaha Milik Desa) yang memberikan modal usaha sebesar Rp500 juta per desa, dan 1 juta satu pekarangan untuk ibu rumah tangga. URY/*

46 Pengunjung membaca berita ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!