Kadisnaker Sebut Kadang Tak Tahu Jika Ada Perusahaan Masuk Berinvestasi di Banggai

  • Whatsapp
Ernaini Mustatim, SH, MH

BANGGAI RAYA– Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Banggai, Ernaini Mustatim mengakui, terkadang tidak mengetahui kehadiran sejumlah perusahaan yang akan menanam investasinya di Kabupaten Banggai.

Ia mengetahui nanti, apabila perusahaan tersebut telah beroperasi di Kabupaten Banggai, jikalau sudah ada permasalahan ditengah masyarakat dan/atau pengaduan dari pihak pekerja.

Bacaan Lainnya

Demikian disampaikan Kadisnakertrans Banggai, Ernaini Mustatim saat melaporkan kegiatan dialog ketenagakerjaan, penyelesaian perselisihan hubungan indusrial, mogok kerja dan penutupan  perusahaan yang berakibat/berdampak pada kepentingan di Kabupaten Banggai, di Hotel Estrella Luwuk, Jumat (16/12/2022).

“Terkadang kami selaku kepala dinas tenaga kerja dan transmigrasi tidak mengetahui kehadiran suatu perusahaan yang menanamkan investasinya di kabupaten. Kami mengetahui, jika yang akhirnya seakan-akan menanamkan investasi di Kabupaten Banggai tidak begitu aman,” katanya.

Padahal di lapangan kata mantan Kadis Koperasi dan UMKM Banggai ini, pihak perusahaan sendiri terkadang mengabaikan regulasi yang ada, contoh sederhananya adalah permasalahan perekrutan tenaga kerja.

Dimana kata Ernaini, pihak perusahaan dalam melakukan perekrutan tenaga kerja, tidak mengindahkan ketentuan, diantaranya wajib melakukan pelaporan perkrutan sampai dengan penempatan pada dinas terkait, belum lagi masalah hubungan industrialnya.

“Untuk itu, pada kesempatan ini, marilah kita berkomitmen untuk saling menjaga, sehingga pihak perusahaan dalam menanamkan investasinya di Kabupaten Banggai terlindung sesuai dengan peraturan perundang undangan yang berlaku,” imbaunya.

Untuk itu sambung dia, kehadiran investasi perlu memperhatikan juga peraturan perundang-undangan yang berlaku.Kehadiran investasi di Kabupaten Banggai tentunya perlu dukungan semua pihak, dimana dengan kehadiran investasi akan membawa perubahan pada daerah yang kita cintai ini.

“Namun tak menutup kemungkinan juga kehadiran investasi pada suatu daerah, ada yang berdampak buruk, hal ini yang kita tidak inginkan bersama,” tandasnya. RUM

Pos terkait