Kacabdis Harap PPDB Harus Berjalan Secara Objektif!

BANGGAI RAYA- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tengah berharap pelaksanaan penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun ajaran 2023/2024 bisa berjalan secara objektif, akuntabel, transparan, dan tanpa diskriminasi agar mendorong peningkatan akses layanan pendidikan di Sulawesi Tengah.

Hal tersebut sesuai dengan petunjuk teknis (Juknis) Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulteng, Yudiawati V. Windarruslian, S.KM, M.Kes, nomor 800.05/3578.SMA/DISDIK, tanggal 17 April 2023, tentang Juknis pelaksanaan PPDB SMAN/SMKN/SLBN/SMANOR Provinsi Sulteng tahun pelajaran 2023/2024.

BACA JUGA:  Momen Halalbihalal di Nambo, Bupati Banggai Bagikan Sertifikat Tanah

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Menengah Wilayah V, Kabupaten Banggai, Banggai Kepulauan dan Banggai Laut, Provinsi Sulteng, Yasser Masulili, S.Ag, M.AP mengatakan, Juknis PPDB ini dimaksud dan bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan layanan pendidikan di Sulteng, meningkatkan pemerataan dan perluasan akses pendidikan di Sulteng.

Serta kata dia, memberikan pelayanan bagi calon peserta didik untuk memasuki sekolah secara terarah dan berkualitas.

“Mengatur prosedur operasional pendaftaran, seleksi dan pengumuman PPDB. Ini untuk menjamin PPDB berjalan secara objektif, akuntabel, transparan, dan tanpa diskriminatif, sehingga mendorong peningkatan akses layanan pendidikan di Sulteng,” kata Yasser Masulili kepada Banggai Raya belum lama ini.

BACA JUGA:  Prodi Bahasa dan Kebudayaan Inggris FKIP Untika Laksanakan Pengabdian di Balantak Utara

Lebih lanjut, Ia menjelaskan, keputusan gubernur ini yang dimaksud dengan kabupaten/kota adalah kabupaten/kota di wilayah Sulteng. Peserta didik adalah anggota masyarakat yang berusaha mengembangkan potensi diri melalui proses pembelajaran yang tersedia pada jalur, jenis, dan jagung pendidikan tertentu.

PPDB kata dia, adalah penerimaan peserta didik baru pada sekolah menengah atas, sekolah menengah kejuruan, dan sekolah luar biasa di Provinsi Sulteng.

BACA JUGA:  Kelulusan Siswa Kelas 12 Dari 24 SMK di Banggai Capai 99,35 Persen, 9 Tidak Lulus 

“Satuan pendidikan adalah SMA, SMK, dan SLB di Provinsi Sulteng. Pagu sekolah adalah jumlah rencana PPDB satuan pendidikan. Sistem dalam jaringan disebut Daring adalah sistem pendaftaran dan seleksi PPDB yang terkoneksi melalui jaringan internet. Sistem luar jaringan (Luring) adalah PPDB dan seleksi PPDB secara manual,” tambahnya. RUM

Pos terkait