Jelang UAS, Santri Ponpes Daarul Hikmah Rihlah ke Pulo Dua

  • Whatsapp
Keseruan santri Ponpes Daarul Hikmah Luwuk yang dipimpin langsung oleh KH. Muhammad Mu'adz dalam kegiatan rihlah di Pulo Dua. FOTO: ISTIMEWA

BANGGAI RAYA- Jelang ujian akhir semester (UAS) puluhan santri ikhwan atau putra Kelas XII Madrasah Aliyah Daarul Hikmah Luwuk melakukan kegiatan Rihlah ke Pulo dua, Sabtu (4/12/2021).

Sebelumnya, santri akhwat sudah lebih dulu melakukan kegiatan yang sama. Untuk santri akhwat, mereka refreshing dengan mengunjungi wisata Pantai Minahaki dan Bendungan Mentawa.

Bacaan Lainnya

Salah satu Pembina Ponpes Daarul Hikmah Luwuk, Fitria Yusuf mengatakan, kegiatan rihlah ini sebagai bentuk refreshing santri dalam menghadapi UAS yang akan berlangsung pada Senin depan.

Para santri kata Fitria Yusuf yang juga Penanggungjawab Koperasi Daarul Hikmah Luwuk, begitu antusias dalam kunjungan ke tempat wisata Pulo Dua. Bahkan sepulang dari Pulo Dua, santri masih berkesempatan untuk singgah di wisata Bagu Lamala, untuk sekadar mandi-mandi.

Istri dari Pimpinan Ponpes Daarul Hikmah Luwuk, Ustadz Mu’adz ini menjelaskan, kegiatan rihlah diawali dengan seremoni yaitu pembukaan, sambutan dan doa bersama.

Kemudian, para santri makan-makan, santai, berenang di pantai bersama, seru-seruan, foto bareng, dan selfie mengabadikan momen. Tak hanya sekadar mandi-mandi, santri bersama dewan guru juga naik ke atas tangga Pulo Dua yang paling tinggi.

“Santri sangat antusias sekali dan tadi juga pulangnya kami mampir lagi ke obyek wisata Bagu di Lamala. Santri berenang lagi di sana ada mata air,” ujar Fitria Yusuf, Sabtu (4/12/2021) via pesan WhatsApp.

Melalui kegiatan rihlah ini Fitria berharap, semoga santri senang, ceria, sehat dan semangat dalam UAS.

“Karena sudah refreshing sebelumnya, sehingga diharapkan mendapatkan hasil ujian dengan nilai yang baik dan memuaskan,” harap Fitria Yusuf.

Kemudian, Ia juga berharap santri bisa lebih rileks dalam menghadapi UAS nanti. “Tentunya juga semakin mempererat rasa persaudaraan dan kekompakan antar santri dan ustadz-ustadz,” harapnya. (*)

Penulis: Jajad

Pos terkait