Jalur Pantai Pasar Simpong Kembali Semrawut

BANGGAI RAYA-Sekitar dua pecan terakhir, jalur pantai Pasar Rakyat Simpong, terlihat kembali semrawut dengan adanya puluhan tenda yang didirikan oknum pedagang yang berjualan di bahu jalan. Akibatnya, komitmen dan kekompakan tim terpadu yang tergabung dalam penataan dan penertiban pasar dipertayakan.

“kami menilai semrawutnya jalur pantai Pasar Rakyat Simpong, karena tidak adanya komitmen dan kekompakan antara tim terpadu,”ucap Marten warga Kelurahan Jole, Kecamatan Luwuk Selatan kepada Banggai Raya, Selasa (14/4/2020).

BACA JUGA:  Ketua TP PKK Banggai Hadiri Rakor PKK Provinsi Sulteng

Menurut Marten, penataan dan penertiban yang selama ini dilakukan oleh tim terpadu sudah bagus, hanya saja perlu komitmen dan kekompakan. Terbukti selama ini, upaya penertiban selama ini hanya rutin dilakukan oleh trantib UPT pasar dan Satpol PP, tim lainnya seperti Dinas Perhubungan (Dishub), Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lain, pemerintah kelurahan dan pemerintah kecamatan terkesan lepas tangan.

BACA JUGA:  Anggota DPRD Banggai Sebut Luwuk so Kotor

Terpisah Kepala UPT Pasar, Suwandi Daud ketika dikonfirmasi terkait semrawutnya jalur pantai Pasar Rakyat Simpong, ia mengaku sudah berupaya melakukan penataan dan penertiban. Namun tidak mendapat dukungan dari OPD terkait yang tergabung dalam tim terpadu.

BACA JUGA:  Harga Gas Elpiji Tembus Rp60 ribu, Akademisi : Pemda Harus Tegas Pada Pangkalan

“Upaya yang kami lakukan selama ini, tidak akan berhasil tanpa dukungan dari semua OPD yang tergabung dalam tim terpadu dan suluruh pedagang,” pungkasnya. MAN