Jalan di Pasar Simpong Harus Steril dari Pedagang, Pemda Segera Bangun Pasar Bertingkat Tiga

BANGGAI RAYA-Pemerintah Kabupaten Banggai menegaskan bahwa seluruh pedagang yang selama ini menempati jalan sebagai lokasi berjualan di Pasar Simpong, segera pindah ke lokasi baru di komplek Terminal Tanjung Tuwis, Kilo Delapan, Luwuk Selatan.

Hal tersebut ditegaskan Bupati Banggai Amirudin Tamoreka saat berdialog dengan perwakilan pedagang Pasar Simpong Luwuk, Kamis siang (6/7/2023) di ruangan rapat khusus kantor bupati.

Kepada pedagang, bupati menyatakan bahwa seluruh kawasan jalan di komplek pasar, baik dari arah pantai Simpong hingga Jole dan jalur dua di dalam pasar, tidak bisa lagi ditempati pedagang untuk berjualan.

BACA JUGA:  Naik Turunnya Keuangan Syariah: Refleksi Ketidaksempurnaan

“Pemerintah meminta agar mereka yang punya los atau lapak di bagian dalam, segera menempati lokasinya, dan bagi yang tidak punya lapak karena merupakan korban kebakaran, akan dipindahkan ke lokasi sementara di Kilo Delapan. Saat ini kita tengah memasang sambungan air dan sebagainya, setelah itu akan segera ditempati pedagang yang direlokasi,” tegasnya.

BACA JUGA:  Wisatawan Asal Jakarta Tujuan Danau Ubur-Ubur Bokan Kepulauan Karam di Perairan Matanga

Ketua Tim Penataan Pasar Simpong Syaifudin Muid mengatakan bahwa terdapat 252 pedagang yang menjadi korban kebakaran, dan selama ini menggunakan badan jalan sebagai lokasi berjualan. Ada pula pedagang yang memiliki los atau lapak, namun sudah ikut berjualan di jalan. Karenanya, pedagang yang menggunakan jalan itu yang akan direlokasi, atau kalau yang memiliki los, dipersilakan menempati losnya masing-masing.

BACA JUGA:  Rayakan Iduladha 1445 Hijriah, DSLNG Berbagi Kurban 17 Ekor Sapi

Sementara itu pejabat Dinas PUPR Banggai Zulkifli Aliu yang ditemui usai pertemuan mengatakan bahwa Pemda Banggai akan membangun pasar bertingkat tiga di lokasi eks bangunan pasar yang terbakar. “Proses tendernya sementara di ULP melalui LPSE,” tuturnya. DAR

Pos terkait